GWM Bikin Mobil Baru Bergaya Retro, Mirip VW Beetle
Manufaktur Tiongkok, Great Wall Motor atau GWM dikabarkan tengah menyiapkan satu lagi lini produk bergaya retro seperti seri Ora.
Tetapi menariknya kali ini mobil baru GWM punya wujud yang tampil familiar. Sekilas mengingatkan pada Volkswagen Type 1 atau VW Beetle.
Perlu diketahui, VW Beetle juga dikenal sebagai VW kodok di Indonesia. Model itu diproduksi di periode 1938 sampai 2003.
Foto bocoran desain mobil bergaya retro terbaru GWM dibeberkan oleh Li Fei, seorang Chief Engineer of Drive-By-Wire Chassis GWM.

Dalam unggahannya di Weibo, Li Fei mengungkapkan bahwa kehadiran produk baru itu bukan sekadar tambahan dari seri yang sudah ada melainkan produk dan seri baru dari GWM.
Dia juga menegaskan kehadiran merek anyar GWM akan semakin dekat. Tampaknya mereka berniat menghadirkan seri tersebut tidak lama lagi di 2026.
“Dari desain eksteriornya ini sangat berbeda dari lima sub merek GWM lain. Tidak mengikuti rute SUV Haval, gaya offroad Tank, kemewahan berkendara ala Wey, konsep trendy dari Ora serta karakteristik truk pikap GWM Poer,” tulis Li Fei seperti dikutip dari Carnewschina, Minggu (21/12).
Seri Haval, Tank dan Ora sudah mulai dipasarkan di Indonesia. Ora merupakan lini yang mengedepankan konsep retro-futuristik dengan tampilan elegan dan minimalis.
Sementara produk terbaru GWM yang diunggah belum lama ini terlihat lebih menyerupai mobil lawas dengan banyak ornamen berkelir kromatik di bagian bumper belakang.
Pihak GWM masih menutup rapat informasi soal spesifikasi teknis model teranyar GWM. Namun ada peluang dihadirkan dalam berbagai opsi powertrain termasuk Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Sekadar informasi, deretan mobil GWM yang dijual di Indonesia mencakup Haval Jolion, Haval H6, Tank 500, Tank 300, Tank 300 Diesel serta Ora 03.
GWM Tank 300 Diesel jadi model bermesin konvensional pertama mereka di Indonesia. Seri Haval maupun Tank lainnya sudah berteknologi hybrid.
Sementara GWM Ora 03 menjadi pilihan mobil listrik, ditawarkan dengan banderol Rp 379 jutaan ke atas, meluncur di perhelatan GIIAS 2025.