Viral Momen Sarwendah Kesurupan Sambil Marahi Betrand Peto, Netizen Indigo Ungkap Hal Tak Terduga
Jejak digital Sarwendah kembali menjadi sorotan netizen setelah polemiknya dengan Ruben Onsu mencuat. Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah momen ketika Sarwendah diduga mengalami kesurupan dalam sebuah program uji nyali.
Dalam potongan video yang diunggah akun Threads @apasajaboleh725, sejumlah warganet mempertanyakan keaslian peristiwa tersebut. Mereka menilai sikap Sarwendah saat itu bukan sekadar bagian dari adegan kesurupan, melainkan mencerminkan karakter aslinya.
Dalam cuplikan itu, Sarwendah yang dikisahkan sedang kerasukan terlihat meluapkan amarah kepada Betrand Peto, putra angkatnya. Wajah galaknya begitu terlihat saat meluapkan kemarahan terhadap Betrand Peto alias Onyo.
"Udah nggak ada di sini," kata Onyo dikutip, Rabu 10 Juni 2026.
Sarwendah kemudian melepaskan tangannya yang dipegang oleh Betrand Peto. Dia juga terlihat menatap Betrand Peto dengan wajah penuh amarah bakan mencoba untuk menyerangnya namun ditahan oleh crew yang ada.
"Siapa yang tanya. Siapa yang nanya," teriak Sarwendah sambil menunjuk ke arah Betrand Peto
"Woy keluar keluar," kata Sarwendah berteriak
Tak lama kemudian Sarwendah langsung terjatuh pingsan.
Potongan video tersebut kemudian ramai diperbincangkan publik. Mereka menilai apa yang terjadi saat itu bukanlah kerasukan melainkan mencerminkan karakter aslinya.
Bahkan, salah satu pengguna media sosial mengaku anaknya yang disebut memiliki kemampuan indigo menilai bahwa peristiwa tersebut bukanlah kesurupan yang sebenarnya.
"Kata anak gw yang indigo itu mah bukan kemasukan mah, emang gitu orangnya," komentar netizen.
"Bukan kerasukan ternyata emang emosian," sindir lainnya.
"Bukan kerasukan itu, emang watak aslinya begitu ckckck," sindir lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sarwendah dan Ruben Onsu tengah berselisih terkait dengan kesulitan pembawa acara kenamaan itu untuk menemui kedua anak perempuannya hingga personal nafkah anak.
Menurut kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, Ruben mulai mengalami kesulitan untuk bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya setelah perceraian.
Minola menyebut persoalan tersebut menjadi titik awal munculnya ketegangan antara Ruben dan mantan istrinya.
Minola menjelaskan bahwa setelah perceraian sebenarnya sudah ada kesepakatan yang mengatur mengenai waktu kebersamaan Ruben dengan anak-anaknya. Dalam perjanjian tersebut, Ruben disebut memiliki hak untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anak selama dua hingga tiga hari setiap minggu. Namun hingga kini kesepakatan tersebut belum terlaksana.
Meski mengaku kesulitan bertemu anak, Ruben disebut tetap menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian perceraian. Minola mengatakan Ruben tetap membiayai kebutuhan pendidikan dan pemeliharaan anak-anaknya. Bahkan, nominal yang diberikan disebut melebihi angka yang sebelumnya disepakati.