Motor 2-Tak Kawasaki Comeback, Bangkit dari Kubur Setelah Dua Dekade
Kehadiran motor ini cukup menarik perhatian karena mesin 2-tak saat ini sudah semakin jarang ditemui, terutama pada motor baru. Dulu, motor 2-tak terkenal karena tenaga yang besar dan bobot ringan. Namun seiring aturan emisi yang semakin ketat, banyak pabrikan beralih ke mesin 4-tak yang dianggap lebih ramah lingkungan.
Meski begitu, Kawasaki ternyata masih melihat pasar untuk motor 2-tak, khususnya di segmen off-road dan motocross.
Dilansir VIVA dari GearPatrol, Kamis 4 Juni 2026, secara desain, KX327 dan KX327X masih mempertahankan tampilan khas motor trail kompetisi. Bodinya ramping, ringan, dan dibuat untuk melibas jalur tanah maupun trek ekstrem.
Perubahan terbesar ada pada sektor mesin. Kawasaki membekali keduanya dengan mesin 327 cc satu silinder 2-tak yang sudah memakai sistem injeksi elektronik atau electronic fuel injection (EFI).
Teknologi ini membuat karakter mesin lebih halus dibanding motor 2-tak generasi lama yang terkenal “galak”. Selain itu, proses starter juga lebih mudah dan respons gas menjadi lebih stabil.
Kawasaki juga melakukan pengembangan pada sistem katup buang atau exhaust valve agar tenaga bawah terasa lebih kuat. Hasilnya, motor diklaim lebih nyaman dikendarai di jalur teknikal atau medan sempit yang membutuhkan kontrol halus.
Karakter tersebut cukup berbeda dibanding motor 2-tak lawas yang tenaganya sering muncul secara tiba-tiba saat putaran mesin tinggi.
Perbedaan antara KX327 dan KX327X terletak pada peruntukannya. KX327 lebih difokuskan untuk motocross atau balap lintasan tanah. Karena itu, motor ini memakai transmisi lima percepatan close-ratio agar tenaga mesin tetap berada di putaran optimal.
Sementara KX327X dirancang untuk kebutuhan cross-country dan trabasan. Model ini menggunakan transmisi enam percepatan dengan gigi pertama lebih ringan agar lebih nyaman saat melewati tanjakan atau jalur berat.