Gerbang Baru ke Eropa, Vietjet Luncurkan Rute Hanoi-Praha Mulai Rp 7,2 Jutaan
Liburan ke Eropa kian mudah dengan hadirnya rute baru Vietjet dari Hanoi ke Praha yang mulai beroperasi pada 10 Oktober 2026.
Tarif tiket penerbangan rute ini mulai dari 405 dolar amerika serikat, atau sekitar Rp 7,2 jutaan.
"Ini adalah tonggak penting dalam strategi Vietjet untuk menjadi grup penerbangan global. Dengan armada generasi baru,
teknologi modern, dan jaringan yang terus berkembang, Vietjet akan segera mengoperasikan lebih banyak rute ke Eropa, memungkinkan penumpang untuk terhubung dengan mudah antara Eropa dan Asia-Pasifik, termasuk destinasi di seluruh Vietnam dan Thailand," kata CEO Vietjet Nguyen Thanh Son dalam siaran resmi, dikutip Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut disampaikan, rute baru ini menghadirkan peluang bagi wisatawan Indonesia, yang dapat terhubung melalui Hanoi untuk menjangkau Praha dan kawasan yang lebih luas.
"Bersama Vietjet, Eropa kini lebih dekat dari sebelumnya. Kami menawarkan tarif yang lebih terjangkau dari sebelumnya dipadukan dengan layanan berkualitas tinggi dan bertaraf dunia, yang secara signifikan mendorong permintaan kunjungan keluarga, pariwisata, serta pertukaran ekonomi dan budaya antara kedua kawasan," katanya.
Penerbangan Vietjet rute Hanoi-Praha akan beroperasi menggunakan pesawat Airbus A330 milik maskapai dengan transit di Almaty (Kazakhstan).
Penerbangan ini akan beroperasi dengan frekuensi awal dua kali penerbangan pergi pulang (PP) dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Sabtu.
Jadwal penerbangan Vietjet rute Hanoi-Praha
Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi pukul 08:25 dan tiba di Bandara Vaclav Havel Praha pukul 18:55.
- Penerbangan balik berangkat dari Praha pukul 20:55 dan tiba di Hanoi pukul 16:20 keesokan harinya.
Penumpang dari Indonesia dapat terhubung langsung ke Hanoi melalui rute Vietjet yang sudah beroperasi dari Jakarta dan Bali.
Untuk merayakan peluncuran ini, Vietjet juga menawarkan tarif promosi yang tersedia di www.vietjetair.com, aplikasi mobile Vietjet Air, serta kantor tiket resmi dan agen maskapai di seluruh dunia.
CEO Bandara Praha Jiří Pos mengatakan, Vietnam adalah pasar paling signifikan di kawasan Asia Tenggara dalam hal jumlah penumpang.
"Pada tahun 2025, lebih dari 75.000 orang melakukan perjalanan antara Praha dan Hanoi dalam dua arah. Koneksi baru ini akan memudahkan perjalanan bagi komunitas Vietnam di Republik Ceko dan keluarga mereka," kata Jiří
Pihaknya juga mengharapkan rute baru ini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan kemudahan akses ke Vietnam bagi wisatawan Ceko.
Serta, penguatan hubungan perdagangan antara Republik Ceko dan Vietnam.
"Vietnam juga merupakan pintu gerbang utama ke Asia Tenggara, dan kami mengantisipasi bahwa rute ini juga akan digunakan untuk angkutan kargo," ujarnya.
Sementara itu, CEO CzechTourism František Reismüller menilai koneksi udara antara Praha dan Hanoi sangat penting bagi pariwisata ke Republik Ceko.
"Vietnam termasuk dalam pasar dengan potensi besar, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga sebagai titik transit bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya," kata František Reismüller.
Menurutnya, aksesibilitas memainkan peran penting dalam keputusan wisatawan mengenai perjalanan mereka.
Jadi, lanjutnya, rute baru ini akan sangat memudahkan perjalanan ke Republik Ceko, mendukung kedatangan wisatawan dari Asia Tenggara, dan membuka peluang lebih lanjut bagi pengembangan pariwisata dan hubungan perdagangan.
Daya tarik wisata Praha dan Hanoi
Praha dikenal sebagai “Kota Emas” atau “Kota Seribu Menara”, terkenal dengan arsitektur Gotik dan Barok bersejarahnya.
Sementara Hanoi adalah pintu gerbang budaya Vietnam yang semarak,memadukan warisan berusia berabad-abad dengan dinamisme modern.
Sekaligus menghubungkan wisatawan internasional ke landmark bersejarah, keajaiban alam, pantai-pantai indah, dan kuliner terkenal di seluruh negeri.
Sementara itu, Almaty (Kazakhstan) terkenal dengan pemandangan alam yang menakjubkan di kaki pegunungan Trans-Ili Alatau.
Bagi wisatawan Indonesia, rute ini membuka perjalanan baru yang menarik, menggabungkan transit di Asia Tenggara dan Asia Tengah dalam perjalanan menuju jantung Eropa.
Penumpang Vietjet akan menikmati penerbangan yang nyaman dengan armada modern dan awak kabin yang profesional dan berdedikasi.
Tidak ketinggalan, pilihan menu makanan panas segar yang mencerminkan masakan Vietnam seperti Pho dan Banh Mi, serta berbagai pilihan masakan internasional.KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Vietjet membuka rute penerbangan baru dari Hanoi menuju Praha mulai 10 Oktober 2026.
Tarif tiket penerbangan rute ini mulai dari 405 dolar amerika serikat, atau sekitar Rp 7,2 jutaan.
"Ini adalah tonggak penting dalam strategi Vietjet untuk menjadi grup penerbangan global. Dengan armada generasi baru, teknologi modern, dan jaringan yang terus berkembang, Vietjet akan segera mengoperasikan lebih banyak rute ke Eropa, memungkinkan penumpang untuk terhubung dengan mudah antara Eropa dan Asia-Pasifik, termasuk destinasi di seluruh Vietnam dan Thailand," kata CEO Vietjet Nguyen Thanh Son dalam siaran resmi, dikutip Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut disampaikan, rute baru ini menghadirkan peluang bagi wisatawan Indonesia, yang dapat terhubung melalui Hanoi untuk menjangkau Praha dan kawasan yang lebih luas.
"Bersama Vietjet, Eropa kini lebih dekat dari sebelumnya. Kami menawarkan tarif yang lebih terjangkau dari sebelumnya dipadukan dengan layanan berkualitas tinggi dan bertaraf dunia, yang secara signifikan mendorong permintaan kunjungan keluarga, pariwisata, serta pertukaran ekonomi dan budaya antara kedua kawasan," katanya.
Penerbangan Vietjet rute Hanoi-Praha akan beroperasi menggunakan pesawat Airbus A330 milik maskapai dengan transit di Almaty (Kazakhstan).
Penerbangan ini akan beroperasi dengan frekuensi awal dua kali penerbangan pergi pulang (PP) dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Sabtu.
Jadwal penerbangan Vietjet rute Hanoi-Praha
- Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi pukul 08:25 dan tiba di Bandara Vaclav Havel Praha pukul 18:55.
- Penerbangan balik berangkat dari Praha pukul 20:55 dan tiba di Hanoi pukul 16:20 keesokan harinya.
Penumpang dari Indonesia dapat terhubung langsung ke Hanoi melalui rute Vietjet yang sudah beroperasi dari Jakarta dan Bali.
Untuk merayakan peluncuran ini, Vietjet juga menawarkan tarif promosi yang tersedia di www.vietjetair.com, aplikasi mobile Vietjet Air, serta kantor tiket resmi dan agen maskapai di seluruh dunia.
CEO Bandara Praha Jiří Pos mengatakan, Vietnam adalah pasar paling signifikan di kawasan Asia Tenggara dalam hal jumlah penumpang.
"Pada tahun 2025, lebih dari 75.000 orang melakukan perjalanan antara Praha dan Hanoi dalam dua arah. Koneksi baru ini akan memudahkan perjalanan bagi komunitas Vietnam di Republik Ceko dan keluarga mereka," kata Jiří
Pihaknya juga mengharapkan rute baru ini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan kemudahan akses ke Vietnam bagi wisatawan Ceko.
Serta, penguatan hubungan perdagangan antara Republik Ceko dan Vietnam.
"Vietnam juga merupakan pintu gerbang utama ke Asia Tenggara, dan kami mengantisipasi bahwa rute ini juga akan digunakan untuk angkutan kargo," ujarnya.
Sementara itu, CEO CzechTourism František Reismüller menilai koneksi udara antara Praha dan Hanoi sangat penting bagi pariwisata ke Republik Ceko.
"Vietnam termasuk dalam pasar dengan potensi besar, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga sebagai titik transit bagi
negara-negara Asia Tenggara lainnya," kata František Reismüller.
Menurutnya, aksesibilitas memainkan peran penting dalam keputusan wisatawan mengenai perjalanan mereka.
Jadi, lanjutnya, rute baru ini akan sangat memudahkan perjalanan ke Republik Ceko, mendukung kedatangan wisatawan dari Asia Tenggara, dan membuka peluang lebih lanjut bagi pengembangan pariwisata dan hubungan perdagangan.
Daya tarik wisata Praha dan Hanoi
Praha dikenal sebagai “Kota Emas” atau “Kota Seribu Menara”, terkenal dengan arsitektur Gotik dan Barok bersejarahnya.
Sementara Hanoi adalah pintu gerbang budaya Vietnam yang semarak,memadukan warisan berusia berabad-abad dengan dinamisme modern.
Sekaligus menghubungkan wisatawan internasional ke landmark bersejarah, keajaiban alam, pantai-pantai indah, dan kuliner terkenal di seluruh negeri.
Sementara itu, Almaty (Kazakhstan) terkenal dengan pemandangan alam yang menakjubkan di kaki pegunungan Trans-Ili Alatau.
Bagi wisatawan Indonesia, rute ini membuka perjalanan baru yang menarik, menggabungkan transit di Asia Tenggara dan Asia Tengah dalam perjalanan menuju jantung Eropa.
Penumpang Vietjet akan menikmati penerbangan yang nyaman dengan armada modern dan awak kabin yang profesional dan berdedikasi.
Tidak ketinggalan, pilihan menu makanan panas segar yang mencerminkan masakan Vietnam seperti Pho dan Banh Mi, serta berbagai pilihan masakan internasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang