Persib Hattrick Juara, Bojan Hodak Singgung tentang Keberuntungan
Persib Bandung mengunci gelar juara usai memenuhi target satu poin pada pertandingan terakhir melawan Persijap Jepara.
Hasil Persib vs Persijap berakhir dengan skor 0-0 pada Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kemenangan besar Borneo FC Samarinda 7-1 atas Malut United pun seperti sia-sia.
Persib dan Borneo sama-sama mengemas 79 poin. Namun, Maung Bandung unggul head to head.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyebut tak ada yang peduli dengan hasil pertandingan. Baginya, yang terpenting adalah Persib memenuhi syarat untuk jadi juara.
“Skornya 0-0, kami punya peluang yang gagal menjadi gol, tapi kami menjadi juaranya,” kata Hodak.
Hal yang terpikirkan dalam benak Hodak usai peluit wasit dibunyikan adalah perjuangan telah selesai dan tuntas.
“Hal pertama dalam benak saya adalah ketika laga ini usai, musim ini selesai, semuanya kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur,” ujar Hodak.
“Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini (momen juara). Hanya itu,” ujar pria yang menyabet gelar pelatih terbaik dalam tiga musim beruntun ini.
Persib Juara dengan Keberuntungan
Pelatih Persib Bojan Hodak angkat piala Super League 2025-2026 bersama el-capitano Marc Klok pada momen seremoni juara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pelatih asal Kroasia ini tak mengelak Persib dinaungi keberuntungan untuk menjadi juara musim ini.
Musim ini adalah tahun yang berat dalam mempertahankan gelar. Sebab, Borneo FC terus memberikan tekanan sampai laga terakhir.
Keunggulan Head to Head Jadi Pembeda
Beruntung bagi Persib, mereka tak pernah kalah musim ini dari Pesut Etam. Maung Bandung mengalahkan Borneo FC 3-1 di GBLA dan bermain imbang 1-1 di Segiri.
“Ya ada banyak keberuntungan, banyak keberuntungan. Lihat, tiga musim berturut-turut, musim ini menjadi yang lebih sulit,” sebut Hodak.
“Daripada musim lalu kami sekarang banyak mengubah pemain. Ada 25 pemain baru dan di dua musim sebelumnya, pada dasarnya kami memiliki tim yang sama.”
“Hanya ada perubahan beberapa pemain. Di musim ini, ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit. Jadi mungkin ada banyak keberuntungan,” tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang