Veda Ega Akui Banyak Belajar dari Moto3 Catalunya 2026

Veda Ega Pratama, pembalap Honda Team Asia terus menunjukkan kualitasnya. Seperti saat melakoni Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona pada Minggu (17/05).

Rider asal Gunungkidul tersebut memulai seri di Negeri Matador dari urutan ke-20. Membuat ia harus berusaha keras masuk ke barisan depan.

Akan tetapi start dari baris belakang tidak menciutkan mentalnya. Veda Ega Pratama tampil begitu impresif di Catalunya.

Veda tampak percaya diri bertarung dengan rider lain. Hingga akhirnya mampu melesat untuk mengamankan urutan ke-12.

Veda Ega

Pembalap berusia 17 tahun itu sempat kesulitan menembus 10 besar. Namun pelan-pelan, Veda Ega Pratama berhasil menyalip para rival.

Hingga di garis finish Moto3 Catalunya 2026, Veda Ega Pratama mengamankan posisi kedelapan. Ia pun mengaku senang dengan apa yang baru ia raih.

“Setiap balapan memberi saya lebih banyak pengalaman dan membantu memahami cara menghadapi situasi seperti ini dengan baik,” ungkap Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi, Selasa (19/05).

Joki berpaspor Indonesia tersebut mengaku, mempunyai kecepatan cukup baik selama menjalani Moto3 Catalunya 2026.

Oleh sebab itu, dia mampu terus memperbaiki posisi di setiap lap. Kemudian finish pada posisi kedelapan.

“Pada satu momen saya sedikit memaksakan ban depan, lalu saya sadar harus mengelolanya dengan hati-hati karena balapan masih menyisakan banyak lap,” lanjut Veda.

Ketika putaran-putaran terakhir, Veda Ega Pratama kembali berusaha menekan guna mengejar rombongan di barisan depan.

Sayang Veda sempat melakukan beberapa kesalahan. Membuat ia kesulitan untuk bersaing dengan rider di barisan depan.

“Finish di delapan besar setelah start ke-20 menjadi hasil yang sangat berharga sekaligus motivasi untuk terus berkembang menuju Mugello,” tegas Veda Ega Pratama.

Di sisi lain penampilan apik Veda di Catalunya mendapat sambutan pujian dari Hiroshi Aoyama, Manajer Honda Team Asia.

Veda Ega Pratama

Petinggi skuad asal Jepang ini menilai sang rider mempunyai mental juara. Selain itu memiliki semangat yang tinggi.

“Ia tidak pernah menyerah dan terus menekan hingga lap terakhir,” kata Aoyama.

Menurut Aoyama, finish kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 menjadi pengalaman penting bagi Veda Ega Pratama untuk terus berkembang.