California Loloskan UU Protect Our Games Act Terbaru

California Loloskan UU Protect Our Games Act Terbaru
California Loloskan UU Protect Our Games Act Terbaru

  • Rancangan undang-undang "Protect Our Games Act" di California resmi melewati tahapan legislatif penting.
  • Publisher wajib menyediakan akses offline atau pengembalian dana jika dukungan server berakhir.
  • Aturan ini menyasar game berbayar yang rilis setelah 1 Januari 2027 guna melindungi hak konsumen.

Pemerintah California kini selangkah lebih maju dalam memperjuangkan hak konsumen melalui UU Protect Our Games Act. Langkah berani ini resmi melewati hambatan legislatif utama dengan dukungan kuat dari gerakan Stop Killing Games. Regulasi tersebut bertujuan menghentikan praktik industri yang sering mematikan akses gim meskipun pemain sudah membelinya secara sah.

Mandat Baru UU Protect Our Games Act Bagi Publisher

Jika aturan ini resmi berlaku, para penerbit gim harus mematuhi standar operasional yang lebih ketat. Publisher wajib menjaga gim tetap bisa dimainkan setelah dukungan resmi berakhir. Caranya bisa melalui penyediaan offline patch atau merilis versi mandiri yang dapat berjalan tanpa server pusat.

Selain itu, perusahaan harus memberikan opsi pengembalian dana jika mereka gagal mempertahankan aksesibilitas produk tersebut. Aturan Protect Our Games Act ini rencananya akan berlaku bagi semua gim berbayar yang rilis mulai 1 Januari 2027. Namun, gim dengan model bisnis free-to-play dan langganan murni tetap mendapatkan pengecualian.

Pemicu Gerakan Stop Killing Games di Industri

Meskipun begitu, pihak ESA (Entertainment Software Association) memberikan kritik tajam. Mereka berpendapat bahwa gim bersifat lisensi, bukan properti yang tidak terbatas. ESA menilai tuntutan dukungan server selamanya akan membebani pengembang gim secara teknis maupun finansial dalam jangka panjang.

Masa Depan Kepemilikan Digital di Industri Game