Dihujat Lepas Hijab Berdalih Tuntutan Kerja, Zeda Salim: Saya Tidak Seberuntung Kalian
Keputusan Zeda Salim untuk melepas hijab setelah lebih dari satu dekade memakainya kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Perubahan penampilannya memicu berbagai komentar, termasuk kritik dari sejumlah warganet yang menilai langkah tersebut tidak tepat.
Namun di balik sorotan publik, Zeda akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik keputusannya. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata pilihan gaya hidup, melainkan bagian dari perjuangan untuk bertahan hidup dan memenuhi tanggung jawab sebagai orang tua. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Setelah menerima banyak komentar bernada kritik, Zeda menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial. Ia menanggapi anggapan sebagian orang yang merasa berhijab tetap bisa bekerja tanpa hambatan. Dalam pernyataannya, ia mengaku kondisi hidup setiap orang berbeda dan tidak bisa disamakan begitu saja.
“Banyak sekali lisan yang menghakimi & menertawakan.. ‘Berhijab masih bisa kerja kok.., sy lama berhijab rejeki lancar kok dil, gue masih istiqomah bertahun-tahun berhijab amit-amit deh...’ Sayangnya sy tdk seberuntung kalian.., yg masih dilimpahi rezeki walau berhijab. Ujian hidup anda dgn saya pun sdh pasti berbeda,” ungkap Zeda yang dikutip dari Instagramnya @zedasalim pada Senin, 20 April 2026.
Zeda mengungkap bahwa dirinya telah berhijab selama 12 tahun. Selama periode tersebut, ia terus berusaha menjalani kehidupan dengan penuh keterbatasan, termasuk menghadapi tekanan hidup sebagai ibu tunggal.
Ia juga menegaskan bahwa selama berhijab, dirinya tidak pernah menganggap diri lebih baik dari orang lain maupun menghakimi perempuan lain yang memilih melepas hijab.
“12 tahun berhijab, sy tdk pernah mendeklarasikan diri sbg ustadzah yg sholehah.. & tdk pernah mau menghakimi wanita manapun yg melepas hijabnya, (karena kita tdk tau badai apa yg sdh mereka lewati),” katanya.
Baginya, keputusan melepas hijab bukan hal yang ringan. Ia mengaku telah melalui pergolakan batin yang panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk mengubah penampilannya.
Dalam pengakuannya, Zeda menyebut bahwa perubahan penampilan yang ia lakukan berkaitan erat dengan tanggung jawab finansial terhadap keluarga. Ia merasa harus bangkit dan bekerja keras demi masa depan anak serta orang tuanya.
“Selama 16 tahun ini saya menjadi seorang ibu sekaligus ayah utk anak sy. Tujuan saya merubah penampilan adalah utk mencari nafkah utk anak & orgtua sekaligus utk mengobati badan dan mental saya yg sudah rusak!,” katanya lagi.
Ia juga menambahkan bahwa mempertahankan hijab tanpa dukungan keluarga maupun pasangan bukanlah hal mudah.
“Bukanlah hal yg mudah mempertahankan hijab selama 12 tahun, tanpa dukungan keluarga dan tanpa bimbingan dari suami.. (yg justru malah terus menyiksa tubuh dan mental saya),” ujar Zeda.
Zeda menegaskan bahwa sebelum mengambil langkah besar tersebut, ia telah melalui proses spiritual yang panjang. Ia mengaku sering menangis dan berdoa memohon petunjuk kepada Tuhan.
“Sebelum memutuskan semua ini, sy telah melalui pergolakan bathin yg luar biasa menangis, bersujud meminta ampun pada Allah, meminta izin dan meminta petunjuk.., sy harus bangkit! bekerja keras utk anak & keluarga,” ujarnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Zeda juga menyampaikan bahwa dirinya masih terus belajar memperbaiki diri, termasuk dalam hal menutup aurat dengan lebih baik di masa depan.
“Saya hanyalah perempuan lemah & fakir ilmu yg masih belajar menutup aurat dgn sempurna.. selama 12 tahun ini sy masih belajar.. dan maaf jika cara saya menutup aurat belum sempurna,” tandasnya.