Neymar Disindir Eks Striker Brasil, Mentalnya Kalah dari Ronaldo 2002?

Luizao, Neymar, Ronaldo Nazario, Neymar Disindir Eks Striker Brasil, Mentalnya Kalah dari Ronaldo 2002?

Mantan penyerang Brasil, Luizao, menyoroti kondisi Neymar jelang Piala Dunia 2026.

Luizao menilai Neymar tidak menunjukkan dorongan kuat seperti generasi sebelumnya.

"Menurut saya, Neymar tidak ingin pergi ke Piala Dunia," kata Luizao.

Ia kemudian membandingkan situasi Neymar dengan Ronaldo Nazario pada 2002.

Menurutnya, keinginan tampil dan berjuang menjadi pembeda utama.

"Ayolah, Galvao, kalau kita benar-benar menginginkannya, seperti Ronaldo dulu."

"Saya akan menemui pelatih untuk bicara, dan pelatih pun akan menemuinya."

"Kalau kita benar-benar menginginkannya, kita akan berjuang untuk mendapatkannya," pungkas Luizao.

Perbandingan dengan Ronaldo 2002

Luizao mengingat bagaimana Ronaldo datang ke Piala Dunia 2002 dalam kondisi sulit.

Cedera lutut sempat membuat kariernya diragukan. Selain itu, ia juga membawa beban kegagalan pada final 1998.

Meski begitu, Ronaldo tetap tampil dengan tekad kuat. Ia tidak hanya ingin kembali bermain, tetapi juga menebus hasil buruk sebelumnya.

Luizao, Neymar, Ronaldo Nazario, Neymar Disindir Eks Striker Brasil, Mentalnya Kalah dari Ronaldo 2002?

Ronaldo merayakan keberhasilan Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002 usai menang 2-0 atas Jerman pada laga final yang digelar di Stadion Internasional Yokohama, Jepang, pada 30 Juni 2002. Brasil menjadi salah satu negara yang mampu menjuarai Piala Dunia di luar benua mereka sendiri. Ronaldo Nazario merupakan pencetak gol terbanyak timnas Brasil di Piala Dunia.

Usaha tersebut berujung manis. Ronaldo berhasil membawa Brasil meraih gelar juara dunia kelima.

Penyerang Santos tersebut menjadi sosok penting dalam keberhasilan itu.

Menurut Luizao, situasi tersebut berbeda dengan Neymar saat ini.

Ia menilai tidak ada dorongan serupa untuk bangkit dan memimpin tim di ajang besar.

Kondisi Neymar dan Timnas Brasil

Neymar masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol.

Ia juga punya pengalaman tampil di beberapa edisi Piala Dunia.

Namun, kondisi fisik menjadi perhatian. Penampilan terakhirnya bersama tim nasional terjadi pada Oktober 2023 saat melawan Uruguay.

Sejak itu, kebugarannya belum sepenuhnya pulih. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, tetap membuka peluang bagi Neymar.

Ia menyebut pemain tersebut bisa kembali jika berada dalam kondisi siap.

Meski begitu, perdebatan soal komitmen Neymar terus muncul.

Seiring mendekatnya Piala Dunia 2026, perhatian tertuju pada kesiapan fisik dan mentalnya untuk kembali membela Brasil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang