Persiapan Hector Souto Lawan Thailand di Final ASEAN Futsal Championship 2026

Hector Souto, Thailand, Timnas, Indonesia, Persiapan Hector Souto Lawan Thailand di Final ASEAN Futsal Championship 2026

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, kini tengah memfokuskan seluruh perhatiannya untuk merancang strategi matang menjelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026 atau ASEAN Futsal Championship 2026.

Skuad Garuda sukses mengamankan tiket ke final setelah melalui duel sengit melawan Vietnam di Nonthaburi Hall, Bangkok, Thailand, dengan kemenangan tipis 3-2 pada Jumat (10/4/2026).

Hector Souto menyadari bahwa tantangan di partai final akan jauh lebih berat karena lawan yang dihadapi adalah tuan rumah Thailand.

Tim "Gajah Perang" tersebut melaju ke babak pamungkas usai menyingkirkan Australia dengan skor ketat 4-3 dalam laga semifinal lainnya.

Menghadapi kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara tersebut, juru taktik asal Spanyol ini memberikan penilaian objektif mengenai status tim lawan.

Menurut pandangan sang pelatih, status unggulan dalam turnamen ini jelas berada di tangan tim tuan rumah.

"Jadi, menurut pendapat saya, jika Thailand lolos ke final, mereka benar-benar favorit (juara)," kata Hector dalam konferensi pers usai laga Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam.

Keunggulan lawan tidak lepas dari jam terbang internasional yang dimiliki para penggawanya yang sudah mencicipi ketatnya persaingan tingkat dunia.

"Tidak ada alasan, mereka bukan favorit (juara) karena mereka memiliki enam pemain yang sudah pernah bermain di Piala Dunia, yang sudah mencapai babak 16 besar di Piala Dunia," ucapnya melalui rekaman suara yang diterima KOMPAS.com.

Selain pengalaman kolektif, ia juga menyoroti individu menonjol seperti Muhammad Osamanmusa yang berkarier di Liga Futsal Spanyol bersama Jimbee Cartagena.

"Dan satu pemain yang bermain di Spanyol sejak tiga atau empat tahun lalu, yaitu Osaman Muhammad, seorang pivot yang sangat bagus, pemain terbaik di kompetisi ini," tutur pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Analisis Detail dan Strategi Menghadapi Titik Lemah Lawan

Kendati mengakui keunggulan lawan, Indonesia tidak akan menyerah begitu saja.

Hector Souto, Thailand, Timnas, Indonesia, Persiapan Hector Souto Lawan Thailand di Final ASEAN Futsal Championship 2026

Pemain Timnas Futsal Indonesia Dewa Rizki Amanda (jersey merah nomor 6) beraksi saat melawan Vietnam di babak semifinal Piala AFF 2026 di Nonthaburi Stadium, Thailand, Jumat (10/4/2026)

Strategi yang diterapkan mencakup analisis mendalam terhadap celah yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk mencuri kemenangan.

"Jadi apa yang harus Anda lakukan adalah menganalisis lawan dengan baik dan mencoba menjadi lebih baik dari mereka pada titik lemah mereka, dan jangan menjadi lemah pada titik kuat mereka," tegasnya.

Pendekatan fleksibel menjadi kunci dalam persiapan kali ini, di mana setiap lawan akan mendapatkan perlakuan taktik yang berbeda sesuai dengan karakter permainan mereka.

"Jadi begitulah cara kami mempersiapkan pertandingan. Jika kami menghadapi Australia di final, kami akan mempersiapkan diri menghadapi kelemahan dan kekuatan mereka. Jika kami bermain dengan Thailand, kami akan mempersiapkan diri menghadapi kelemahan dan kekuatan mereka," tambah sang pelatih.

Antisipasi Kualitas Individu Pemain Gajah Perang

Ia secara spesifik mewaspadai variasi serangan lawan yang melibatkan nama-nama besar seperti Suphawut Thueanklang hingga deretan pemain muda berbakat.

"Misalnya, mereka (Thailand) memiliki permainan yang luar biasa saat bermain dengan Muhammad atau dengan Suphawut sebagai pivot, mereka bermain sangat bagus," pungkasnya.

Ia juga mencermati pergerakan pemain lain seperti Apiwat Chaemcharoen dan Panat Kittipanuwong yang dinilai memberikan ancaman konstan selama pertandingan.

"Atau situasi 1 lawan 1 dari pemain nomor 12 yang saya belum tahu namanya karena dia masih muda. Dan nomor 3 juga bagus di kaki kirinya."

"Apiwat juga pemain yang sangat bagus, serta secara keseluruhan Panat. Jadi tergantung siapa yang kami hadapi, kami akan bermain dengan satu cara atau cara lain," tutup Hector.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang