Bulog Bantah Ahmad Rizal Ramdhani Jadi Kabais TNI

Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, Kabais TNI, Dirut Bulog, Bulog Bantah Ahmad Rizal Ramdhani Jadi Kabais TNI

Perum Bulog menegaskan kabar yang menyebut Direktur Utama (Dirut) Ahmad Rizal Ramdhani menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI sebagai informasi tidak benar.

Head of Public Relations Perum Bulog Tomi Wijaya menyatakan informasi tersebut merupakan disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik.

“Perlu kami tegaskan bahwa narasi yang menyebutkan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai Kabais TNI adalah tidak benar dan merupakan disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik,” kata Tomi, dikutip dari Antara, Sabtu (28/3/2026).

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya pemberitaan yang dinilai tidak akurat terkait profil Ahmad Rizal Ramdhani, termasuk pengaitan jabatannya di Bulog dengan posisi Kabais TNI.

Posisi Ahmad Rizal Ramdhani Sesuai Keputusan Resmi Pemerintah

Tomi menjelaskan, penunjukan Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Dirut Perum Bulog merupakan keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian BUMN.

"Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, beliau telah mengundurkan diri (dari TNI) ketika ditunjuk sebagai Dirut Bulog dan saat ini sudah purnawirawan dari TNI," tambah Tomi.

Perum Bulog juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan mandat negara di sektor ketahanan pangan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Di tengah maraknya informasi yang belum terverifikasi, Bulog mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi.

"Dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya," kata Tomi.

Letjen Yudi Abrimantyo Serahkan Jabatan Kabais

Sebelumnya, Markas Besar TNI menyampaikan bahwa jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang dijabat Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah diserahkan.

"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dikutip dari Antara, Rabu (25/3/2026).

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai penyerahan jabatan tersebut, Aulia tidak merinci apakah posisi Kabais telah diisi oleh pejabat baru.

Untuk diketahui, empat anggota Bais yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES telah ditetapkan sebagai terduga pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Hingga kini, keempatnya masih menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyelidik internal TNI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang