Arus Mudik Mulai Padat, One Way Lokal Diberlakukan di Tol dari Cikampek hingga Pemalang

Pemberlakuan One Way Nasional di Arus Mudik 2025
Pemberlakuan One Way Nasional di Arus Mudik 2025

Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju arah timur, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal mulai diberlakukan di ruas Tol Trans Jawa.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung penerapan one way lokal yang dimulai dari KM 70 Ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Tol Pejagan–Pemalang. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan sejak pukul 15.18 WIB, Selasa, 17 Maret 2026, atas diskresi Kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara Jasa Marga Group, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya saat periode puncak mudik.

Sejumlah kesiapan telah dilakukan JTT untuk mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut. Mulai dari pemasangan rambu dan traffic cone, penempatan petugas di titik strategis, hingga optimalisasi kapasitas gerbang tol dengan menyiagakan gardu tambahan.

Tak hanya itu, koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian juga dilakukan, termasuk pengaturan buka-tutup akses masuk tol. JTT juga memastikan layanan darurat seperti derek, ambulans, dan patroli jalan tol siaga selama 24 jam.

Di sisi lain, pengelolaan rest area juga menjadi perhatian. JTT menerapkan sistem buka-tutup secara situasional guna menghindari penumpukan kendaraan di dalam area istirahat.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan optimal selama periode mudik.

“JTT bersama stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk dukungan terhadap penerapan rekayasa lalu lintas one way secara situasional. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” ujar Ria.

JTT juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik juga perlu diperhatikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengguna jalan juga diimbau memanfaatkan potongan tarif tol pada periode tertentu guna membantu pemerataan waktu perjalanan dan mengurangi kepadatan.

Untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 guna mendapatkan informasi terkini seputar perjalanan di jalan tol.