Top 7+ Cara Menemukan Gaya Pribadi agar Penampilan Lebih Percaya Diri
- 1. Mengenali pakaian yang membuatmu merasa paling nyaman
- 2. Memahami bahwa gaya pribadi mencerminkan identitas
- 3. Jangan terlalu fokus pada bentuk tubuh
- 4. Berani bereksperimen dengan berbagai bentuk dan siluet
- 5. Jangan terlalu mengikuti tren
- 6. Gunakan kembali pakaian yang sudah dimiliki
- 7. Luangkan waktu untuk mengeksplorasi fesyen
Di tengah tren fesyen yang terus berubah, tidak sedikit orang yang merasa kesulitan menemukan gaya pribadi yang benar-benar mencerminkan diri mereka. Padahal, gaya pribadi tidak selalu berkaitan dengan mengikuti tren terbaru.
Sebaliknya, gaya pribadi lebih berkaitan dengan bagaimana seseorang mengekspresikan identitas, pengalaman hidup, dan preferensi mereka melalui pakaian.
Penulis dan kreator konten fashion Stephanie Yeboah mengatakan, gaya pribadi sebenarnya berkaitan dengan keaslian diri seseorang.
“Gaya sejati bukan tentang mengejar tren, tetapi tentang berpakaian dengan cara yang menampilkan versi diri yang paling jujur dan paling hidup,” kata Yeboah, seperti disadur The Guardian, Jumat (13/3/2026).
7 Cara yang dapat membantu seseorang menemukan gaya pribadinya
1. Mengenali pakaian yang membuatmu merasa paling nyaman
Langkah pertama untuk menemukan gaya pribadi adalah memperhatikan pakaian yang membuat seseorang merasa paling percaya diri.
Menurut penata gaya pribadi Vitor Arruda, banyak orang sebenarnya sudah memiliki pakaian favorit yang sering mereka pakai.
“Kamu pasti punya pakaian andalan, sesuatu yang kamu tahu cocok dan membuatmu merasa nyaman,” ujar Arruda.
Setelah menemukan pakaian tersebut, cobalah memahami apa yang membuatnya terasa cocok.
Apakah karena potongannya, warnanya, atau karena pakaian tersebut memberikan rasa percaya diri. Dari situ, seseorang dapat mencari pakaian lain dengan karakter serupa.
2. Memahami bahwa gaya pribadi mencerminkan identitas
Gaya berpakaian tidak hanya berkaitan dengan bentuk tubuh atau tren mode. Menurut jurnalis mode Rachel Tashjian, gaya pribadi juga dipengaruhi oleh pengalaman hidup, minat, hingga aspirasi seseorang.
Ia menjelaskan, gaya dapat menjadi bentuk ekspresi kreatif yang mencerminkan kepribadian.
“Pengalaman, minat, hobi, dan aspirasi seseorang dapat bersatu secara kreatif dan bahkan terasa seperti sesuatu yang hampir mistis dalam membentuk gaya pribadi,” kata Tashjian.
Oleh karena itu, seseorang tidak perlu memaksakan diri mengikuti gaya orang lain.
3. Jangan terlalu fokus pada bentuk tubuh
Banyak orang merasa harus menyesuaikan pakaian dengan bentuk tubuh tertentu. Padahal, terlalu fokus pada hal ini justru dapat membatasi eksplorasi gaya.
Arruda mengatakan, pandangan tersebut sering membuat seseorang merasa tubuhnya harus disembunyikan.
“Nasihat fesyen yang hanya fokus pada bentuk tubuh menciptakan kesalahpahaman bahwa tubuh kita salah atau harus ditutupi,” ujarnya.
Ketika seseorang berpakaian dengan rasa takut atau malu, mereka akan sulit menemukan gaya yang benar-benar mencerminkan diri mereka.
4. Berani bereksperimen dengan berbagai bentuk dan siluet
Mencoba berbagai potongan pakaian dapat membantu seseorang menemukan gaya yang paling sesuai.
Pakar fesyen vintage sekaligus pendiri butik Studio Dorothy, Lizzie Wheeler menyarankan untuk bereksperimen dengan bentuk, volume, dan proporsi pakaian.
Misalnya dengan mencoba jaket longgar, rok dengan potongan unik, atau pakaian dengan siluet yang berbeda dari biasanya.
Menurut Wheeler, eksperimen ini membantu seseorang keluar dari kebiasaan berpakaian yang terlalu aman.
5. Jangan terlalu mengikuti tren
Media sosial sering memunculkan tren fesyen baru dalam waktu singkat. Meski tren bisa menjadi sumber inspirasi, mengikuti tren secara berlebihan justru dapat membuat seseorang kehilangan identitas gaya mereka.
Wheeler mengatakan, terlalu mengikuti tren bisa membuat seseorang terlihat seperti meniru orang lain.
“Jika terlalu mengikuti tren, kamu akan berpakaian seperti papan inspirasi di Pinterest, bukan seperti dirimu sendiri,” katanya.
Maka dari itu, penting untuk memilih tren yang benar-benar sesuai dengan kepribadian.
6. Gunakan kembali pakaian yang sudah dimiliki
Menemukan gaya pribadi tidak harus dimulai dengan membeli banyak pakaian baru. Justru, langkah pertama yang disarankan adalah mengeksplorasi kembali isi lemari.
Yeboah menganjurkan untuk mencoba memadukan pakaian lama dengan cara yang berbeda.
“Mulailah dengan memadukan kembali pakaian yang kamu miliki dengan cara baru. Cobalah kombinasi yang belum pernah kamu pakai sebelumnya,” ujar Yeboah.
Cara ini dapat membantu seseorang menemukan kombinasi gaya yang lebih kreatif tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
7. Luangkan waktu untuk mengeksplorasi fesyen
Menemukan gaya pribadi membutuhkan proses. Karena itu, seseorang disarankan untuk meluangkan waktu mengeksplorasi berbagai pilihan pakaian.
Tashjian menyarankan untuk melihat berbagai model pakaian di toko, mencoba bahan yang berbeda, dan memperhatikan potongan yang paling disukai.
Ia juga menilai, kebiasaan melihat langsung pakaian dapat membantu seseorang memahami fesyen dengan lebih baik.
Menemukan gaya pribadi bukanlah tujuan akhir, melainkan proses yang terus berkembang sepanjang hidup seseorang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang