Hasil 16 Besar Liga Champions: Liverpool-Spurs Tumbang, Wakil Inggris Tanpa Kemenangan

Liverpool, Hasil 16 Besar Liga Champions: Liverpool-Spurs Tumbang, Wakil Inggris Tanpa Kemenangan

Sebanyak tiga utusan Premier League gagal menang pada hari pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions.

Fase 16 besar Liga Champions menjadi momen Premier League menunjukkan supremasinya. Mereka jadi kompetisi terbanyak yang memiliki representasi di babak ini, persisnya enam tim.

Arsenal, Man City, Liverpool, Chelsea, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur menjadi pembawa bendera Premier League di babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Namun, langkah awal utusan Liga Inggris di fase 16 besar Liga Champions tak begitu mulus.

Tiga tim kasta teratas Liga Inggris gagal menang pada hari pertama 16 besar Liga Champions, Selasa (10/3/2026) atau Rabu dini hari WIB.

Wakil Inggris pertama yang turun bertanding, Liverpool, harus rela tumbang di markas raksasa Turkiye, Galatasaray, di Stadion Ali Sami Yen pada leg pertama 16 besar.

Gol cepat Mario Lemina (7') memastikan Liverpool kembali keok dalam lawatan mereka ke rumah Galatasaray.

Sebelumnya, di League Phase Liga Champions musim ini, Liverpool juga kalah 0-1 kala bertamu ke Ali Sami Yen atau Rams Park. Bedanya, kala itu skor ditentukan oleh gol semata wayang Victor Osimhen.

"Ini adalah stadion yang sangat sulit. Baik untuk pemain lawan maupun pelatih lawan," ujar pelatih Liverpool, Arne Slot usai pertandingan 16 besar di Ali Sami Yen.

"Sulit untuk berkonsentrasi dan sulit untuk berkomunikasi. Galatasaray sangat beruntung memiliki atmosfer seperti ini," ujar Slot dilansir dari situs UEFA.

Kekalahan pada leg pertama 16 besar Liga Champions juga dirasakan oleh Tottenham Hotspur.

Tim London Utara beralias The Lilywhites itu digelontor lima gol oleh Atletico Madrid di Stadion Metropolitano. 

Gol Marco Llorente (6'), Antoine Griezman (14'), Julian Alvarez (15', 55'), dan Robin Le Normand (22') memastikan kekalahan buat Tottenham.

Sementara itu, Spurs hanya mampu membuahkan dua gol balasan melalui Pedro Porro (26') dan Dominik Solanke (76').

Hasil lebih baik didapatkan oleh Newcastle United yang bermain imbang 1-1 dengan Barcelona.

Cuma, Newcastle pantas gigit jari karena mereka sejatinya sudah sangat dekat dengan kemenangan usai unggul melalui sepakan Harvey Barnes (86').

Kemenangan yang sudah di depan mata The Magpies menguap usai Malick Thiaw melanggar Dani Olmo di kotak 16 meter. Wasit memberi hadiah penalti buat Barcelona yang lantas bisa dimaksimalkan oleh Lamine Yamal (90+6').

“Akhir pertandingan sulit diterima. Tendangan terakhir dalam laga," kata pelatih Newcastle, Eddie Howe, menyinggung gol menit akhir Lamine Yamal.

"Saya pikir kami bermain sangat baik. Kami sebagian besar mampu menahan mereka. Tidak banyak peluang tercipta, peluang Harvey mungkin yang pertama benar-benar kami dapatkan di babak kedua, tetapi kami merasa sudah melakukan cukup,” ujarnya dilansir dari situs resmi Liga Champions.

Setelah Liverpool, Tottenham, dan Newcastle gagal menang, Premier League tentu berharap peruntungan mereka membaik ketika Arsenal, Man City, dan Chelsea bertanding pada Rabu (11/3/2026) atau Kamis dini hari WIB.

Arsenal akan meladeni Leverkusen di BayArena, sementara Chelsea dihadapkan lawatan sulit ke Paris melawan juara bertahan PSG.

Adapun Man City harus berjuang melawan kampiun 15 kali Liga Champions, Real Madrid, di Santiago Bernabeu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang