Menanti Debut Ganda Campuran Apriyani di Ruichang China Masters 2026
Pebulu tangkis spesialis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu, sebentar lagi akan menjalani peran baru dalam ajang Ruichang China Masters 2026.
Apriyani Rahayu perdana bermain rangkap di ganda putri dan ganda campuran di Ruichang China Masters 2026 yang bergulir pada 10-15 Maret mendatang.
Di ganda campuran, Apriyani akan berpasangan dengan Taufik Aderya (19 tahun). Diharapkan ia bisa menjadi mentor dan membantu juniornya itu berkembang lebih baik secara permainan dan mental bertanding.
Di ganda putri, Apriyani tetap menggandeng Lanny Tria Mayasari seperti yang terakhir kali terlihat mengikuti German Open 2026 dua pekan lalu.
Peran rangkap juga dilakoni Taufik Aderya di Ruichang China Masters 2026. Dia turun bertanding di sektor ganda putra berpasangan dengan Daniel Edgar Marvino.
Persiapan mepet sepulang dari German Open 2026 membuat Apriyani tidak memiliki banyak waktu latihan bareng dengan Taufik Aderya di Pelatnas PBSI Cipayung.
Namun, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut bakal berupaya menampilkan performa terbaik di Ruichang China Masters 2026 yang masuk kategori BWF Tour Super 100
Tantangan Main Rangkap buat Apriyani
Tentang Taufik Aderya, Apriyani mengaku sudah mengenal permainan atlet muda asal PB Power Rajawali Tangerang tersebut, yang menurutnya memiliki cukup banyak pengalaman di sektor ganda campuran.
Namun, tantangan terbesar baginya adalah menyesuaikan pola kerja sama dengan pasangan setelah sekian lama tampil di nomor ganda putri.
"Bagaimana pun juga saya kan main double-nya masih tebal banget," ungkap Apriyani dilansir dari Djarum Badminton.
Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu melenggang usai memulangkan wakil Chinese Taipei, lewat perjuangan panjang tiga game dengan skor 21-23, 21-18, 21-19 di Istora Senayan, Jumat (23/1/2026).
"Maksudnya polanya masih ganda putri banget. Jadi menyesuaikannya itu lumayan sih. Ya, lumayan susah juga," jelasnya
Apri menambahkan, mereka hanya sempat menjalani sekali sesi latihan bersama sebelum bertolak ke Jerman untuk mengikuti German Open 2026 bersama Lanny Tria Mayasari.
Hal serupa juga dialami Taufik Aderya yang saat itu mengikuti ajang Singapore International Challenge 2026.
Kesempatan untuk lebih fokus berlatih bareng baru didapatkan pada pekan lalu, sekitar sepekan sebelum keberangkatan ke China.
Taufik Aderya Akui Cocok dengan Apriyani
Taufik mengaku langsung mempersiapkan diri, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, begitu kabar dipasangkan dengan Apriyani Rahayu sampai di telinganya.
"Sekarang feel-nya sudah oke sih. Sejauh ini aman, cocok dengan kak Apri," ujar Taufik Aderya yang tampak tidak sabar menjalani peran tangkap di Ruichang China Masters.
Adapun bagi Apri, sesi waktu latihan bersama Taufik mungkin masih sangat minim, tetapi ia menekankan satu hal utama dalam kemitraan baru ini, yakni komunikasi.
"Pasti nanti bakal ngasih tahu satu sama lain, bukan hanya saya doang yang ngasih tahu," cetus Apriyani Rahayu.
"Karena bagaimana pun, kan, dia juga jadi PM (playmaker) di lapangan. Karena main ganda campuran, saya juga harus ngikutin dia," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang