Fabio Lefundes Terpukau Atmosfer JIS dan Beri Pesan untuk The Jakmania

Super League, Borneo FC, Persija, The Jakmania, Dewa United, Fabio Lefundes Terpukau Atmosfer JIS dan Beri Pesan untuk The Jakmania

Juru taktik Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui kekagumannya terhadap gairah sepak bola di ibu kota usai tim asuhannya bermain imbang 2-2 kontra Persija Jakarta.

Meski laga berlangsung dengan tensi tinggi, pelatih asal Brasil tersebut memberikan catatan khusus mengenai pengalaman berharganya selama memimpin tim di stadion megah tersebut.

Bagi Fabio Lefundes, pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (4/3/2026) malam itu bukan sekadar soal berbagi poin.

Ia merasa ada aspek kedewasaan dalam kompetisi yang patut diapresiasi, terutama terkait integritas pengadil lapangan yang bertugas di tengah atmosfer yang membara dari pendukung tuan rumah.

Momen menarik terjadi saat sesi konferensi pers, di mana Lefundes memberikan pujian langka kepada wasit Agung Setiyawan.

Padahal, selama tiga tahun berkarier di Indonesia, ia dikenal sebagai pelatih yang cukup vokal dalam mengkritik kualitas perangkat pertandingan, terutama di ajang Super League 2025-2026.

"Ini pertama kalinya dalam tiga tahun saya di Indonesia, kami dipimpin oleh wasit yang tidak terpengaruh oleh tekanan suporter," ujar Lefundes dalam rilis yang diterima oleh KOMPAS.com, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, kepemimpinan yang objektif sangat krusial bagi perkembangan sepak bola nasional.

"Dia fokus pada tugasnya," ujar pelatih asal Brasil itu dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pesan Konstruktif untuk The Jakmania

Selain menyoroti kinerja wasit, pelatih Borneo FC ini juga mengaku terkesan dengan kehadiran sekitar 19.000 pendukung Persija.

Namun, ia menyelipkan sebuah saran agar energi luar biasa dari The Jakmania bisa memberikan dampak yang lebih positif bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

"Saran saya untuk The Jakmania, daripada menekan lawan, lebih baik tingkatkan moral dan kepercayaan diri pemain Persija. Itu akan membuat lawan lebih sulit," tegasnya.

Super League, Borneo FC, Persija, The Jakmania, Dewa United, Fabio Lefundes Terpukau Atmosfer JIS dan Beri Pesan untuk The Jakmania

Pesepak bola Persija Jakarta Maxwell Souza (tengah) berebut bola atas dengan pesepak bola Borneo FC Rivaldo Pakpahan (kanan) pada lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Ia berpendapat bahwa fokus pendukung dalam mengangkat mental pemain sendiri jauh lebih menakutkan bagi tim tamu dibandingkan sekadar intimidasi secara verbal.

Mentalitas Pemain Besar

Menariknya, atmosfer riuh di JIS justru menjadi suntikan motivasi bagi skuat Pesut Etam.

Lefundes mengungkapkan bahwa timnya seringkali merasa kehilangan gairah saat harus bertanding di stadion yang sepi penonton, seperti saat melakoni laga melawan Dewa United atau Bhayangkara FC.

Bagi sang pelatih, tekanan dari suporter lawan adalah bumbu yang dibutuhkan oleh pemain profesional untuk menunjukkan kualitas aslinya di lapangan hijau.

"Pemain besar justru menginginkan tekanan. Pemain kecil yang lari dari tekanan," tutup Fabio Lefundes.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang