Siasat Fabregas Hadapi Inter: Aplikasi Nutrisi, Drone, dan Layar Raksasa

Coppa Italia, Inter Milan, Cesc Fabregas, Siasat Fabregas Hadapi Inter: Aplikasi Nutrisi, Drone, dan Layar Raksasa

Laga seru akan tersaji pada semifinal Coppa Italia yang mempertemukan Como 1907 dengan Inter Milan.

Partai leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-2026 Como vs Inter Milan bakal digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Selasa (3/3/2026) atau Rabu dini hari WIB. 

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mencoba meniru metode FK Bodo/Glimt saat mengalahkan Inter Milan di fase play-off Liga Champions.

I Lariani, julukan Como, yang bukan merupakan tim unggulan pada kompetisi Coppa Italia berusaha memanfaatkan statusnya sebagai “kuda hitam” untuk tampil tanpa tekanan kontra I Nerazzurri.

“Kami akan berusaha menampilkan performa terbaik dengan memahami kekuatan mereka serta beberapa kelemahan yang mereka miliki. Kami akan mencoba menyulitkan mereka,” ujar Cesc Fabregas, dilansir dari ESPN.

Nerazzurri akan menjadi ujian besar bagi Como. Pada pertemuan terkini di pekan ke-14 Liga Italia, Como dibabat Inter 0-4.

“Inter merupakan tim terkuat di liga dan telah menunjukkan hal itu selama bertahun-tahun. Mereka juga memiliki para pemain berkualitas,” ujar Cesc Fabregas.

Coppa Italia, Inter Milan, Cesc Fabregas, Siasat Fabregas Hadapi Inter: Aplikasi Nutrisi, Drone, dan Layar Raksasa

Jean Butez (kanan) berselebrasi dengan Marc-Oliver Kempf di akhir pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Como di Stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)

Siasat Cesc Fabregas

Inter akan datang ke laga kontra Como dengan modal performa Impresif, klub asal Milan itu masih memimpin Serie A dengan jarak 10 poin dari rival sekotanya, AC Milan, yang ada di peringkat kedua.

Cuma, Inter belum lama ini dirundung kekecewaan lantaran tersingkir di fase playoff Liga Champions, setelah kalah dalam dua pertemuan melawan Bodo/Glimt.

Nah, Fabregas kini mencoba untuk mengambi inspirasi dari Bodo/Glimt yang membuat kejutan dengan mendepak Inter dari Liga Champions.

Pendekatan taktis dan kesiapan fisik dapat menjadi faktor pembeda.

Menurut laporan media Italia, La Gazzetta dello Sport, Fabregas mengundang para staf Bodo/Glimt untuk melakukan diskusi.

Salah satu bahasan mencakup nutrisi bagi pemain. Seperti diketahui, Como dan Bodo/Glimt sama-sama memanfaatkan aplikasi khusus untuk memantau asupan nutrisi pemain.

Teknologi Latihan Jadi Senjata Tambahan

Selain itu, mengutip pemberitaan Football Italia, Como juga mulai memanfaatkan berbagai teknologi dalam sesi latihannya.

Klub yang dimiliki oleh Djarum Group itu memasang layar raksasa di pusat latihan untuk menampilkan pergerakan para pemain yang secara langsung di antau oleh drone.

Sistem ini memungkinkan Fabregas dalam memantau pergerakan para pemain secara lebih detail.

Teknologi serupa pernah diterapkan oleh raksasa Perancis, Paris Saint Germain, tim yang menghancurkan Inter Milan 5-0 di final Liga Champions musim lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang