Etihad Jadi Pesawat Pertama yang Lepas Landas dari Bandara Abu Dhabi Pascakonflik Iran-AS

Etihad Jadi Pesawat Pertama yang Lepas Landas dari Bandara Abu Dhabi Pascakonflik Iran-AS

Situasi di Timur Tengah perlahan kondusif. Bandara-bandara yang mulanya tidak beroperasi secara penuh pada Sabtu (28/2/2026), mulai membuka penerbangan bertahap sejak Senin (2/3/2026).

Dilansir dari Simple Flying, Etihad Airways menjadi pesawat pertama yang lepas landas dari Bandara Internasional Abu Dhabi atau Bandara Internasional Zayed pada Senin (2/3/2026) kemarin.

Penerbangan pertama Etihad Airways EY67 pasca konflik AS-Iran ini berangkat dari Abu Dhabi menuju London pukul 14.39 waktu setempat dan mendarat pada pukul 19.16 GMT.

"Otoritas Penerbangan Sipil Umum telah mengumumkan dimulainya operasi penerbangan khusus di bandara-bandara UEA, memungkinkan penumpang yang terjebak akibat perkembangan regional baru-baru ini untuk berangkat," kata otoritas penerbangan UEA dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Euronews, Selasa (3/3/2026).

Untuk sementara waktu, penerbangan reguler dari bandara-bandara di Timur Tengah tidak dapat dipesan seperti biasa.

Maskapai penerbangan menghubungi penumpang secara khusus untuk memberi tahu mereka waktu dan detail keberangkatan. Hanya penumpang yang telah menerima pemberitahuan yang boleh menuju ke bandara.

Dilaporkan platform pelacakan penerbangan Flightradar24, total 15 pesawat Etihad Airways telah lepas landas dari Bandara Internasional Dubai dalam waktu tiga jam.

Pesawat tersebut melayani rute tujuan Dammam (DMM), Delhi (DEL), Islamabad (ISB), Jeddah (JED), Karachi (KHI), Moskow (SVO), Mumbai (BOM), Paris (CDG), dan Riyadh (RUH).

pesawat ini digunakan untuk mengevakuasi penumpang transit yang terjebak di sana sejak awal konflik.

Selain itu, lima pesawat lainnya juga dikabarkan telah berangkat pada hari yang sama, di antaranya pesawat kargo Etihad Airways, pesawat IndiGo Airbus A320, dan pesawat Lufthansa A380.

Pesawat Lufthansa A380 sebenarnya tercatat sebagai pesawat yang pertama kali lepas landas dari Bandara Internasional Abu Dhabi setelah konflik Iran-AS pada Sabtu (28/2/2026).

Namun, saat terbang menuju Bandara Munich pada Senin (2/3/2026) pukul 13.21 waktu setempat, pesawat Lufthansa bukan ditujukan untuk penerbangan reguler, melainkan keperluan perawatan.

Pesawat Lufthansa Airbus A380 tersebut tiba di Abu Dhabi dari Munich pada 6 November 2025 sebagai LH9900, lalu kembali melakukan penerbangan uji coba selama lima jam sebagai LH9929 pada 26 Februari 2026.

Selanjutnya, pesawat ini diterbangkan kembali ke kota asalnya pada Senin (2/3/2026) tanpa membawa penumpang.

Imbauan dari Bandara Internasional Dubai

Bandara Internasional Dubai (DXB) tetap mengimbau calon penumpang untuk tidak berangkat ke bandara tanpa adanya konfirmasi perjalanan dari maskapai masing-masing.

Etihad Jadi Pesawat Pertama yang Lepas Landas dari Bandara Abu Dhabi Pascakonflik Iran-AS

Bandara internasional Dubai.

Meski beberapa maskapai penerbangan telah beroperasi, saat ini masih banyak penerbangan yang dijadwalkan ulang ke berbagai rute.

"Jadwal penerbangan mungkin akan terus berubah karena maskapai penerbangan memosisikan ulang pesawat dan menyeimbangkan jaringan. Harap terus periksa situs atau aplikasi maskapai penerbangan Anda, meskipun penerbangan Anda sebelumnya telah dikonfirmasi," tulis akun media sosial resmi X @DXB, Selasa (3/3/2026).

Saat ini, maskapai penerbangan menentukan penerbangan mana yang menjadi prioritas dan bisa beroperasi berdasarkan posisi pesawat, ketersediaan awak kabin, serta kapasitas wilayah udara. Keputusan penerbangan individual dibuat oleh maskapai masing-masing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang