Byon Madness Vol 3: Jhon Menangkan Duel Berdarah Vs Turkish Boy
Wong Jhonson Wijaya berhasil memenangkan duel tinju profesional kontra Khansa "Turkish Boy" Andhika pada Byon Madness Vol. 3.
Duel tinju profesional di Byon Madness Vol. 3 tersaji kala Wong Jhonson Wijaya menghadapi Khansa "Turkish Boy" Andhika.
Partai di kelas superlightweight (catchweight) digelar di Studio 6 Emtek City, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Catchweight diputuskan jadi kelas yang dimainkan, lantaran sebelumnya berat Turkish Boy melebihi ketentuan pada saat timbang badan.
Pertarungan seru ini dimenangkan oleh Jhon dengan kemenangan mutlak atas Turkish Boy.
Jalannya Pertarungan
Keduanya tanpa ragu saling beradu pukulan sejak pertarungan dimulai. Turkish Boy tampil lebih agresif dan lebih tajam.
Beberapa kali pukulannya mendarat tepat di wajah Jhon. Sementara, Jhon lebih memilih bertahan.
Satu menit tersisa di ronde pertama, Jhon mencoba lebih agresif. Namun, serangan Turkish Boy yang cepat membuat Jhon sulit untuk melepaskan pukulan kepada lawannya.
Jhon meningkatkan serangan di awal ronde kedua. Dia melepaskan pukulan bertubi-tubi kepada Turkish Boy namun masih kurang efektif.
Pukulan Turkish Boy tampak lebih bertenaga dan lebih banyak mendarat ke wajah Jhon.
Di tengah ronde kedua, Turkish Boy berhasil memojokkan Jhon dan dengan nyaman melepaskan pukulan ke arah Jhon.
Jhon pun dibuat sempoyongan oleh Turkish Boy. Namun, Jhon masih bisa berdiri untuk membalas serangan.
Keduanya bahkan berupaya menyerang tanpa henti di akhir ronde kedua. Jhon sempat mengagetkan Turkish Boy saat pukulannya sampai membuat mouthguard-nya lepas.
Di awal ronde ketiga, Jhon lebih dominan ketimbang Turkish Boy. Keduanya bertarung dengan keras. Jhon bahkan membuat hidung Turkish Boy meneteskan darah.
Jhon dengan cerdik memainkan emosi Turkish Boy. Dia membawa Turkish Boy Masuk ke permainannya.
Turkish Boy Berdarah
Tapi, belum ada pemenang hingga ronde ketiga berakhir. Jhon tampak lebih bersemangat memasuki ronde keempat setelah membuat Turkish Boy berdarah.
Duel berjalan semakin keras di ronde keempat sekaligus terakhir ini. Kedua petinju mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menjatuhkan lawan.
Turkish Boy melepaskan pukulan kecil sembari mengumpulkan nilai. Sementara, Jhon memilih untuk bersabar sembari mencari kesempatan untuk melepaskan pukulan telak.
Benar saja, strategi itu membuat setiap serangan Jhon tampak lebih berdampak kepada lawan ketimbang Turkish Boy.
Pada akhir ronde, juri memutuskan untuk memberi kemenangan mutlak (unanimous decision) kepada Jhon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang