Kejutan Besar di Doha! Jakub Mensik Singkirkan Petenis No 2 Dunia Jannik Sinner

Petenis Ceko, Jakub Mensik
Petenis Ceko, Jakub Mensik

 Petenis muda Republik Ceko, Jakub Mensik, mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menumbangkan petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, pada babak perempat final Qatar Open di Doha, Jumat 20 Februari 2026 WIB.

Mensik yang baru berusia 20 tahun itu menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 7-6(3), 2-6, 6-3. Hasil ini menjadi kemenangan pertamanya atas Sinner sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di ATP Tour.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebenarnya saya tidak tahu bagaimana bisa menyelesaikan pertandingan ini,” ujar Mensik, dikutip dari ATP.

Ia tampil tanpa rasa gugup pada set penentuan dan memastikan tiket semifinal untuk menghadapi petenis muda Prancis, Arthur Fils.

Mensik mengaku sejak awal sudah menyadari kualitas lawannya. Namun, ia datang ke lapangan dengan satu tujuan: menang.

“Sebelum pertandingan, saya tahu kualitas Jannik. Dia orang yang hebat, juara yang hebat. Apa yang sudah dia lakukan di awal kariernya sangat mengesankan, jadi saya tahu ini akan sulit,” kata Mensik.

“Tapi meskipun begitu, saya datang dengan mentalitas juara.”

Servis menjadi senjata utama Mensik sepanjang laga. Meski kondisi lapangan melambat di malam hari, ia tetap mampu menjaga efektivitas permainannya.

“Servis saya cukup bagus. Itu pertarungan mental yang sangat berat,” ujar Mensik.

“Setelah set kedua, energi saya sedikit menurun, tapi setelah jeda, saya bisa kembali fokus dan melakukan servis dengan baik lagi di set ketiga.”

Menurut statistik ATP, Mensik memenangi 82 persen poin dari servis pertamanya (49/60). Ia juga menunjukkan ketangguhan mental dengan keluar dari tekanan sejak awal pertandingan, termasuk menyelamatkan empat break point secara keseluruhan.

Pada set pertama, Mensik berhasil lolos dari kedudukan 0/40 di gim ketiga. Ia kemudian tampil solid di tie-break dengan memenangi lima dari tujuh poin terakhir, sebelum mengunci set lewat forehand keras yang tak mampu diantisipasi Sinner.

Sinner sempat bangkit di set kedua. Dalam debutnya di Doha, petenis Italia itu memenangi empat gim beruntun dari posisi 2-2 dan memaksa set penentuan. Penurunan level permainan Mensik, termasuk tiga kesalahan ganda, dimanfaatkan dengan baik oleh Sinner.

Namun pada set ketiga, momentum sepenuhnya kembali ke tangan Mensik. Unggulan keenam itu mematahkan servis Sinner di gim pembuka dan penutup, sekaligus menyegel kemenangan gemilang selama dua jam 12 menit.

Kemenangan ini semakin spesial karena Mensik tengah mengejar gelar ATP Tour keduanya pada 2026, setelah sebelumnya menjuarai Auckland di awal musim. Juara Miami 2025 itu kini memiliki catatan impresif 4-2 melawan petenis Top 5, termasuk kemenangan atas Novak Djokovic dan Sinner.

Di semifinal, Mensik akan berhadapan dengan Arthur Fils yang juga tengah mencuri perhatian. Fils baru kembali beraksi awal bulan ini setelah absen panjang akibat cedera punggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak tahu bisa bermain sebaik ini secepat ini,” ujar Fils.

“Setelah cedera enam hingga delapan bulan, Anda benar-benar tidak tahu apa yang diharapkan.”

Duel Mensik versus Fils pun dipastikan menjadi panggung menarik bagi dua petenis muda yang tengah menanjak, sekaligus perebutan tiket menuju final Qatar ExxonMobil Open.