Shayne Pattynama Tak Sabar Beraksi di JIS Bersama Persija
Shayne Pattynama mengungkapkan kesiapannya untuk melakoni debut di Jakarta International Stadium (JIS) bersama Persija Jakarta.
Persija Jakarta dipastikan kembali menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markasnya dalam lanjutan Super League 2025-2026.
Kali terakhir Macan Kemayoran bermarkas di stadion yang berada di kawasan Jakarta Utara tersebut pada September 2025 lalu.
Adapun keputusan untuk hijrah ke JIS tak lain karena Stadion Utama Gelora Bung Karno akan dipersiapkan untuk FIFA Series pada Maret mendatang.
Persija dijadwalkan akan menjamu PSM Makassar di JIS pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026, pada Jumat (20/2/2026) mendatang.
Shayne Pattynama yang telah melakoni debut bersama Persija pada laga kontra Persita Tangerang pada 30 Januari lalu, ingin beraksi lagi kali ini di JIS.
“Itu akan menyenangkan. Itu adalah stadion yang bagus. Saya belum pernah ke sana, jadi saya sudah tidak sabar. Itu akan menjadi pengalaman pertama saya,” ujarnya saat mengikuti acara dengan Bank Jakarta di Jakarta, Rabu (18/2/2026) dikutip dari Antara.
Shayne mengaku telah menyaksikan beberapa pertandingan Persija di JIS melalui tayangan video dan terkesan dengan dukungan suporter. Ia memiliki keyakinan bahwa dukungan serupa juga akan terasa saat tim bermain di JIS.
Siap Bersaing Sehat Meski Minim Jam Terbang
Shayne Pattynama, menegaskan kesiapannya bersaing secara sehat demi merebut posisi utama, sembari menjalani pemulihan bertahap setelah lama absen karena cedera.
Pemain berdarah Maluku itu memang sudah dua laga tidak mendapat kesempatan bermain kala menghadapi Arema FC dan Persija Jakarta.
Posisinya justru dihuni oleh pemain muda milik Timnas U23 Indonesia, Dony Tri Pamungkas.
Ia pun memberikan pujian kepada pemain muda Persija itu yang menunjukkan penampilan yang impresif. Menurutnya, kehadiran pemain berkualitas justru menjadi motivasi tambahan bagi dirinya.
“Itu bagus, selalu bagus untuk memiliki pemain yang hebat di posisi Anda. Sehingga, itu membuat Anda lapar dan bersiap juga. Dony adalah pemain yang sangat bagus, dengan talenta yang hebat,” ungkap Shayne.
Bagi Shayne, persaingan dalam tim merupakan hal lumrah di sepak bola profesional. Ia menilai setiap pemain harus terus meningkatkan performa, baik saat latihan maupun pertandingan.
Meski begitu, ia mengakui kondisinya belum sepenuhnya pulih setelah absen tiga hingga empat bulan karena cedera.
Mantan pemain FC Utrecht tersebut menyebut dirinya masih membutuhkan waktu untuk kembali ke level terbaiknya.
“Saya baru datang di sini, saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama tiga sampai empat bulan, jadi saya perlu bertahap,” kata mantan pemain Buriram United tersebut.
Pemain diaspora, Shayne Pattynama, bergabung dengan Persija Jakarta
Adaptasi Berjalan Baik
Shayne Pattynama mengatakan bahwa proses adaptasinya di Persija berjalan dengan baik.
Dirinya merasa diterima oleh rekan-rekan setim yang juga menjadi kompatriotnya di Timnas Indonesia dan mulai menemukan kenyamanan dalam lingkungan baru.
“Tentu saja, saya mengenal beberapa pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Rayhan Hannan, dan Witan (Sulaeman). Saya beradaptasi dengan baik. Saya juga menjalin hubungan yang baik dengan para pemain Brasil,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa komunikasi kadang menjadi tantangan karena perbedaan bahasa, tetapi hal itu tidak menjadi kendala berarti. Menurutnya, semua pemain berusaha untuk saling memahami satu sama lain.
“Saya sangat senang di sini dan saya sudah merasa di rumah,” tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang