Cerita Persija di Balik Perekrutan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra

Persija, Mauricio Souza, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Bambang Pamungkas, Persija Jakarta, Cerita Persija di Balik Perekrutan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, membongkar cerita di balik perekrutan sejumlah pemain baru di putaran kedua Super League 2025-2026. Dua di antaranya Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra.

Sejak awal musim, tim berjuluk Macan Kemayoran itu memang terbilang ambisius dalam membangun skuad yang kuat demi meraih kembali gelar liga yang terakhir dirasakan pada 2018 silam.

Persija bisa dibilang merombak habis komposisi pemain musim lalu dengan mendatangkan delapan pemain asing baru asal Brasil ditambah Jordi Amat dan Eksel Runtukahu.

Kemudian, pada putaran kedua, tim asuhan Mauricio Souza itu kembali melakukan perombakan dengan memasukkan tujuh pemain baru, termasuk Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra.

Diungkapkan Prapanca, perencanaan untuk merekrut pemain baru pada putaran kedua memang telah didiskusikan sejak pekan ke-10.

Manajemen dan pelatih duduk bersama untuk membicarakan soal posisi-posisi yang memang dirasa kurang optimal.

"Terkait kebijakan perekrutan, bahwa perekrutan di putaran kedua ini menjadi salah satu syarat yang diminta oleh pelatih," ujar Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Persija Galeri, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

"Dalam hal ini Mas Bambang Pamungkas koordinasi aktif dengan pihak pelatih kepala untuk bisa memberi dan menerima masukan dari tim pelatih, apa saja yang kurang."

"Jadi, waktu bulan Oktober atau November itu pelatih udah mengajukan beberapa nama, yang menurut dia dan tentunya juga sudah disortir dari tim kami, bahwa ini adalah yang terbaik untuk melengkapi skuad untuk sisa musim," ungkap dia.

Fakta tersebut membuat Persija menjadi salah satu klub yang terbilang jor-joran ketika bursa transfer dibuka.

Langkah itu bukan tanpa alasan. Harapannya, peluang Persija untuk kembali juara liga semakin terbuka.

"Kami berharap juga pelatih dan tim harus memberikan yang terbaik untuk sampai sisa musim ini. Dan tentunya kita masih punya chance untuk bisa duduk di peringkat pertama," tutur Prapanca.

Rencana Jangka Panjang

Persija, Mauricio Souza, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Bambang Pamungkas, Persija Jakarta, Cerita Persija di Balik Perekrutan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra

Pemain diaspora, Shayne Pattynama, bergabung dengan Persija Jakarta

Sementara itu, Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengatakan perekrutan pemain di putaran kedua lebih kepada keputusan bersama untuk merapikan kedalaman tim. Bukan untuk menggantikan pemain yang sudah ada.

Dan salah satu alasan mendatangkan Shayne dan Mauro di putaran kedua dikarenakan kontrak yang mengikat antara pemain dengan klub sebelumnya.

Selain itu, beberapa pemain yang memang didatangkan pada putaran kedua juga merupakan bagian dari cetak biru terkait rencana jangka panjang klub.

"Di awal musim kami sudah merencanakan pembelian-pembelian yang mungkin belum bisa dieksekusi di awal musim dan baru bisa dieksekusi di pertengahan musim terkait dengan kontrak pemain tersebut dengan klubnya sehingga kemudian baru kita bisa eksekusi di pertengahan musim," kata pria yang akrab disapa Bepe itu.

"Pembelian pemain atau rekrutmen kami musim ini tidak hanya untuk musim ini. Kita tahu beberapa pemain kontraknya 3 tahun, 2,5 tahun, ada yang 3,5 tahun dan sebagainya."

"Itu bagian dari bagaimana kami menjalankan blueprint untuk ke depan supaya Persija tetap mempunyai kedalaman skuad dan juga kerangka tim yang baik," ungkap mantan penyerang Persija Jakarta.

Penguatan Sponsorship

Persija, Mauricio Souza, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Bambang Pamungkas, Persija Jakarta, Cerita Persija di Balik Perekrutan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra

Persija Jakarta berkolaborasi dengan Se'Indonesia

Tak hanya penguatan dari sisi pemain, Persija juga baru saja melakukan penguatan dari sisi sponsorship guna menjalankan klub tetap sehat.

Suntikan tenaga baru Persija hadir dari salah satu perusahaan FnB, Se'Indonesia. Penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak dilakukan di Persija Galeri, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyambut positif kerja sama yang terjalin ini. Dia mengatakan bahwa kemitraan ini lahir dari keselarasan visi antara kedua belah pihak.

"Kami sangat bangga menyambut Se'Indonesia sebagai bagian dari keluarga besar Persija. Kami melihat adanya kesamaan visi untuk terus memberikan yang terbaik bagi para penggemar. Kami percaya kolaborasi ini akan menghadirkan nilai positif serta memperkuat perjalanan kedua belah pihak," ujar Prapanca.

Kerja sama ini akan terjalin hingga akhir musim Super League 2025-2026. Nantinya, logo sponsor akan terpasang di sisi pundak kanan dan kiri jersey Macan Kemayoran.

"Di balik setiap pertandingan terdapat proses panjang yang dibangun melalui disiplin dan konsistensi. Nilai ini juga menjadi fondasi kami. Karena itu, kolaborasi dengan Persija terasa selaras bagi kami," ucap CEO dan Co-Founder Se'Indonesia, Rinaldi Dharma Utama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang