Mitsubishi Bidik 3.000 Pemesanan di IIMS 2026, Andalkan Dua Model
Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 jadi pameran otomotif pertama yang digelar di Tanah Air tahun ini.
Perhelatan ini sekaligus jadi ajang unjuk produk buat sejumlah manufaktur, baik merek Jepang maupun Tiongkok.
Namun di samping itu pameran diharapkan bisa menjadi sarana untuk menggairahkan angka penjualan mobil baru di awal 2026.
Selama pameran, manufaktur asal Negeri Sakura, Mitsubishi telah menetapkan target penjualan untuk IIMS 2026.

“Target Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di IIMS 2026 ini 3.000 unit,” kata Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela IIMS 2026.
Untuk diketahui, Mitsubishi memboyong produk andalannya selama pameran berlangsung seperti Xforce, Destinator sampai Xpander.
Meskipun begitu ada dua model yang dijadikan andalan Mitsubishi buat mencapai target SPK selama ajang tersebut berlangsung.
“Breakdown-nya mungkin sekitar 1.000 unit Xpander. Sedikit di bawah 1.000 unit itu Destinator,” kata Irwan.
Memang jika dilihat secara keseluruhan, Mitsubishi Xpander berkontribusi besar terhadap penjualan PT MMKSI di dalam negeri. Sehingga masih jadi andalan untuk ditawarkan ke konsumen di ajang IIMS 2026.
Bicara soal target Mitsubishi untuk mengamankan 3.000 unit selama pameran, Irwan memberikan bocoran jumlah SPK yang sudah mulai terkumpul.
“Hampir 1.000 sepertinya, itu keseluruhan. Dominannya sih Xpander,” tegas Irwan.
Sekadar informasi, Mitsubishi meluncurkan Destinator dan Xforce edisi khusus di IIMS 2026. Model itu menjadi bentuk perayaan hari jadi Mitsubishi Indonesia ke-55.

Disebutkan ada setidaknya 2,4 juta populasi kendaraan Mitsubishi mengaspal di Indonesia selama 55 tahun. Kehadiran dua model edisi terbatas itu jadi satu bentuk apresiasi dan opsi baru yang menarik buat konsumen.
Dua produk edisi khusus menggunakan perpaduan warna two tone dengan atap kelir berkelir hitam.
Mitsubishi Xforce edisi khusus dijual Rp 430,8 juta, sementara Destinator di angka Rp 520,5 juta on the road Jakarta.