Persija Tekan Persib di Puncak Klasemen usai Bungkam Persita 2-0
Persija Jakarta kembali mengirim sinyal kuat dalam persaingan papan atas Super League 2025–2026. Kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang di Indomilk Arena, Jumat (30/1/2026), bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan penegasan konsistensi yang membuat jarak dengan pemuncak klasemen kian tipis.
Bagi Persita, laga ini justru menegaskan satu persoalan berulang. Menghadapi rival sekawasan, Pendekar Cisadane kembali gagal memaksimalkan status tuan rumah, sekaligus mengulang hasil negatif yang sudah terjadi pada pertemuan pertama musim ini.
Persija datang ke Tangerang dengan beban target menjaga momentum. Tekanan sempat datang di menit-menit awal, ketika Persita tampil agresif lewat Hokky Caraka dan Eber Bessa. Namun, dominasi awal itu tak berbuah gol.

Situasi mulai berbalik selepas 10 menit pertandingan berjalan. Persija perlahan keluar dari tekanan dan mulai menemukan ritme permainan. Peluang pertama lahir dari kemelut di depan gawang Persita pada menit ke-12, meski belum mengubah skor.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-33. Sepakan jarak jauh Emaxwell Souza gagal diamankan sempurna oleh kiper Persita, Igor Rodrigues. Bola muntah langsung disambar Gustavo Almeida dari jarak dekat dan membawa Persija unggul 1-0 hingga turun minum.
Keunggulan tersebut menjadi titik balik laga. Persija tampil lebih percaya diri, sementara Persita kembali kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk tandukan Rayco Rodriguez yang melayang tipis di atas mistar.
Memasuki babak kedua, Persija tak menurunkan tempo. Hanya lima menit setelah restart, kombinasi rapi di lini serang berujung gol kedua. Allano Brendon mengirim umpan matang yang diselesaikan Emaxwell Souza dengan tenang. Skor berubah 2-0.
Gol itu sekaligus mempertegas peran dua penyerang asal Brasil tersebut. Kontribusi Gustavo dan Emaxwell kembali hadir, mengulang catatan produktif mereka pada pekan sebelumnya saat menghadapi Madura United.
Khusus bagi Emaxwell, tambahan satu gol membuat posisinya di puncak daftar pencetak gol sementara semakin kokoh. Ia kini mengoleksi 12 gol, unggul atas Mariano Peralta dan Dalberto yang masing-masing mengemas 10 gol.
Setelah unggul dua gol, Persija memilih pendekatan lebih pragmatis. Penguasaan bola memang beralih ke Persita, tetapi efektivitas serangan tuan rumah tetap terbentur disiplin lini belakang Macan Kemayoran.
Pelatih Persija melakukan sejumlah rotasi di menit-menit akhir. Salah satunya memberi panggung debut bagi Shayne Pattynama. Pemain anyar yang direkrut dari Buriram United itu masuk menggantikan Dony Tri Pamungkas pada menit ke-84 dan merasakan debut singkat bersama Persija.
Tak banyak perubahan terjadi di sisa laga. Persija berhasil mengontrol tempo hingga peluit akhir dibunyikan, memastikan kemenangan 2-0 tetap bertahan.
Hasil ini membawa Persija menyamai perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen sementara. Kedua tim sama-sama mengoleksi 41 poin, meski Persib masih berhak berada di posisi teratas karena unggul head-to-head.
Di sisi lain, Persita harus menerima kenyataan tertahan di peringkat kelima. Tim asuhan M. Toha kini mengoleksi 32 poin dari 19 pertandingan, dengan pekerjaan rumah yang kembali muncul setiap kali menghadapi laga-laga krusial.
Kemenangan di Tangerang menegaskan satu hal bagi Persija: konsistensi di putaran kedua menjadi modal utama untuk terus menekan Persib. Dengan kompetisi yang masih panjang, duel perebutan posisi puncak kini kian terbuka dan sarat tekanan.