Eksodus Senior NasDem, Rusdi Masse Resmi Susul Ahmad Ali dan Bestari Barus ke PSI

Peta politik nasional kembali mengalami guncangan signifikan setelah sejumlah kader senior Partai NasDem resmi memutuskan untuk berpindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Terbaru, mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel), Rusdi Masse (RMS), secara mengejutkan diumumkan bergabung dengan partai yang kini dipimpin oleh putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Fenomena eksodus ini memperkuat barisan PSI dengan kehadiran tokoh-tokoh yang sebelumnya memiliki posisi tawar tinggi di partai besutan Surya Paloh tersebut.
Sambutan Pantun "Gajah" untuk Rusdi Masse
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, secara resmi memperkenalkan Rusdi Masse sebagai keluarga baru PSI dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Kamis (29/1/2026).
Suasana Rakernas mendadak riuh saat Kaesang membacakan pantun khusus untuk menyambut kedatangan pria yang akrab disapa RMS tersebut.
"Ke Makassar naik Air Asia. Jangan lupa minum es. Mari keluarga Partai Solidaritas Indonesia. Kita sambut Bang RMS," ujar Kaesang sambil memakaikan jaket merah khas PSI kepada Rusdi Masse.
Menanggapi sambutan tersebut, Rusdi Masse menyatakan optimismenya untuk membawa PSI jauh lebih baik dan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat di masa depan.
Gerbong Senior NasDem yang Menyeberang ke PSI
Selain Rusdi Masse, terdapat dua nama besar lainnya yang telah lebih dahulu mengokohkan struktur internal PSI.
Berikut adalah daftar kader senior NasDem yang kini resmi memperkuat PSI:
Ahmad Ali
Mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini resmi dilantik sebagai Ketua Harian DPP PSI pada 26 September 2025. Ahmad Ali menekankan bahwa target PSI bukan lagi sekadar lolos ambang batas parlemen, melainkan menjadi pemenang Pemilu 2029. Ia berkomitmen melakukan konsolidasi organisasi secara besar-besaran dan membuka kantor-kantor partai di daerah untuk pelayanan sosial.
Rusdi Masse (RMS)
Mantan Ketua DPW NasDem Sulsel yang dikenal sebagai pengumpul suara (vote getter) utama di wilayah Sulawesi Selatan. RMS bergabung pada Januari 2026 dan diproyeksikan menjadi motor penggerak PSI di wilayah timur Indonesia.
Bestari Barus
Mantan Ketua DPP NasDem dan mantan anggota DPRD DKI Jakarta. Saat ini, Bestari menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPP PSI yang bertanggung jawab atas urusan politik partai. Ia dikenal sebagai figur vokal yang memiliki jaringan luas di Jakarta.
Visi Menuju Senayan 2029
Kepindahan para tokoh senior ini dipandang sebagai "amunisi" segar bagi PSI.
Kaesang Pangarep optimistis bahwa dengan bantuan tokoh berpengalaman seperti Ahmad Ali dan Rusdi Masse, PSI akan mampu menembus kursi di Senayan pada Pemilu 2029.
"Saya percaya 2029 kita bisa masuk Senayan karena sekarang ada tambahan amunisi baru," tutur Kaesang.
Di sisi lain, meski telah berpindah partai, hubungan emosional antar-mantan kader NasDem ini tampaknya masih terjaga.
Bestari Barus mengungkapkan bahwa mereka masih aktif berkomunikasi melalui sebuah grup WhatsApp bernama “Ku Tunggu Walau Tak Pasti”.
"Kita punya satu WA grup yang namanya tempat kita dulu berkumpul bersama. Grup tersebut lebih banyak berisi guyonan, namun tetap menjadi simbol ikatan lama," kata Bestari dalam sebuah bincang-bincang di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Langkah konsolidasi PSI ini menandai babak baru persaingan politik nasional, di mana PSI kini mulai diisi oleh kombinasi antara semangat anak muda dan pengalaman politisi senior.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiga Kader Partai NasDem Pindah ke PSI, Terbaru Rusdi Masse
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang