Isyarat Kuat dari Bojan Hodak soal Calon Bek Baru Persib: Bisa Main di Banyak Posisi
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya angkat bicara mengenai rencana perekrutan pemain baru pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026. Sosok yang akan didatangkan dipastikan berposisi sebagai pemain belakang dan memiliki fleksibilitas bermain di beberapa peran.
Persib bahkan memberi sinyal bahwa rekrutan anyar tersebut akan diumumkan bertepatan dengan laga menghadapi PSBS Biak. Situasi ini memunculkan spekulasi luas di kalangan suporter, yang mayoritas mengaitkan kedatangan bek anyar dengan nama Layvin Kurzawa. Apalagi, pemain tersebut disebut-sebut sudah tiba di Bandung dua hari sebelumnya.
Bek anyar Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa
Meski begitu, manajemen Persib masih memilih untuk menutup rapat identitas sang pemain. Namun, Bojan Hodak memberikan petunjuk penting terkait karakter dan kebutuhan tim saat ini.
Pelatih asal Kroasia itu menjelaskan bahwa pemain yang akan direkrut memiliki kemampuan bermain di lebih dari satu posisi, khususnya untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan pemain-pemain yang berstatus pinjaman.
Di bursa transfer paruh musim ini, Persib meminjamkan dua pemain belakangnya ke Persik Kediri, yakni Hamra Hehanussa yang berposisi sebagai stoper serta Rezaldi Hehanussa yang biasa bermain di sektor bek kiri. Kondisi tersebut membuat Persib membutuhkan sosok pengganti yang bisa mengisi dua area sekaligus.
“(Bisa di) beberapa posisi. Sebab kami kehilangan beberapa pemain dengan status pinjaman jadi kami harus menemukan seseorang untuk menggantikannya. Karena kami harus memainkan banyak pertandingan dan mungkin akan ada pemain yang cedera,” tutur Bojan ketika diwawancara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu 24 Januari 2026, dikutip dari tvOnenews.
Bojan kemudian memperjelas kebutuhan spesifik timnya di lini belakang. Menurutnya, Persib membutuhkan pemain yang bisa bermain sebagai bek kiri maupun stoper kiri, mengingat opsi yang ada saat ini belum sepenuhnya ideal.
“Jadi perlu seseorang yang bisa bermain pada posisi bek kiri atau di stoper kiri. Untuk posisi bek kiri memang ada Putros tapi dia bukan pemain kidal, lalu ada Dewangga yang bagus pada beberapa laga terakhir. Tapi di setiap posisi, saya perlu 2-3 pemain,” ujar dia.
Meski membutuhkan tambahan tenaga, Bojan menegaskan bahwa Persib tidak akan melakukan perombakan besar-besaran di tengah musim. Klub hanya berencana mendatangkan satu pemain baru pada jendela transfer kali ini.
Baginya, perubahan besar saat kompetisi sedang berjalan justru berisiko mengganggu keseimbangan tim. Hal tersebut juga konsisten dengan pendekatan yang ia terapkan sejak menukangi Persib pada musim 2023/2024.
“Hal lainnya adalah banyak yang menanyakan kepada saya, kenapa Persib tak mendatangkan banyak pemain. Dua musim lalu, kami hanya membawa Kevin (Mendoza) dan Stefano Beltrame. Pada musim lalu, kami hanya melakukan satu perubahan, Gervane Kastaneer,” ujar Bojan.
“Jadi saya tidak mengerti, apalagi kami sekarang ada di urutan pertama, kenapa harus merekrut 5-6 pemain, karena itu justru bisa menimbulkan masalah di ruang ganti,” lanjutnya.
Selain aspek teknis dan stabilitas tim, Bojan juga menyoroti faktor finansial sebagai pertimbangan utama. Ia menegaskan bahwa klub harus tetap disiplin dalam pengelolaan anggaran agar operasional berjalan sehat.
“Kami kami juga harus mengikuti budget, gaji tepat waktu. Kami harus mengikuti anggaran dan semua akan baik-baik saja,” pungkasnya.
Dengan sinyal yang sudah disampaikan Bojan Hodak, teka-teki soal bek baru Persib kini tinggal menunggu waktu untuk terungkap secara resmi di lapangan.