IP Lokal Termasuk Jumbo Hiasi Livery KAI Selama Liburan Nataru, Catat Daftar Keretanya

Jumbo, livery, IP Lokal Termasuk Jumbo Hiasi Livery KAI Selama Liburan Nataru, Catat Daftar Keretanya, Daftar 11 IP Lokal yang Hadir di Kereta Api, Ruang Publik Transportasi Jadi Kanvas IP Lokal, Kereta IP sebagai Pengalaman Kreatif Bergerak, Komitmen KAI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah

Bagi penumpang kereta yang gemar berfoto, ada kejutan yang akan menyambut anda pada perjalanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumbo, dan IP Factory Commuterline menghadirkan kolaborasi kreatif di ruang publik transportasi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebanyak 11 karya Intellectual Property (IP) lokal ditampilkan melalui livery atau desain pengenal pada rangkaian kereta api dan area stasiun.

Program ini berlangsung selama masa liburan dengan tujuan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Melalui kolaborasi tersebut, perjalanan kereta api diharapkan tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang ceria dan berkesan bagi penumpang.

Daftar 11 IP Lokal yang Hadir di Kereta Api

Sebanyak 11 IP lokal yang terlibat dalam program Kereta IP meliputi Jumbo, Lokerserem, Belanja Ria, Pletesan, Arlo, Glek n Go, Mora Olfi, Nine to Field, Menyonisme, Skudeye, dan Kosanimal.

Livery Jumbo terpasang pada KA Argo Dwipangga yang melayani rute melalui Stasiun Gambir, Bandung, Semarang Tawang, hingga Surabaya Pasar Turi.

Sementara itu, livery tematik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga hadir di sejumlah stasiun serta layanan kereta api antarkota lainnya.

Beberapa di antaranya adalah KA Argo Wilis/Turangga, KA Jayabaya/Gaya Baru Malam Selatan, KA Pandalungan, dan KA Argo Dwipangga dengan relasi strategis seperti Bandung–Surabaya, Malang–Pasarsenen–Surabaya, Gambir–Jember, serta Solo–Gambir.

Ruang Publik Transportasi Jadi Kanvas IP Lokal

Dilansir dari Antara, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan kolaborasi Kereta IP mencerminkan perubahan cara pandang dalam memanfaatkan aset publik.

“Kolaborasi Kereta IP ini adalah tentang sebuah pergeseran mindset fundamental. Kita harus berhenti melihat aset publik seperti kereta api hanya sebagai 'hardware' fungsional. Ini adalah kanvas. Sebuah kanvas raksasa untuk memamerkan 'software' terbaik bangsa kita, yaitu Kekayaan Intelektual (IP) lokal,” kata Irene dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Irene menegaskan, kolaborasi ini menjadi bukti konkret penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui pemanfaatan ruang publik.

Sejumlah rangkaian kereta api jarak jauh ditransformasi dengan sentuhan visual karakter IP lokal melalui pemasangan livery tematik Natal dan Tahun Baru pada lokomotif dan badan eksterior kereta.

Selain itu, aktivasi kreatif juga dilakukan di beberapa stasiun selama periode liburan.

Jumbo, livery, IP Lokal Termasuk Jumbo Hiasi Livery KAI Selama Liburan Nataru, Catat Daftar Keretanya, Daftar 11 IP Lokal yang Hadir di Kereta Api, Ruang Publik Transportasi Jadi Kanvas IP Lokal, Kereta IP sebagai Pengalaman Kreatif Bergerak, Komitmen KAI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah

KAI menghadirkan ornamen tematik Natal dan Tahun Baru di sejumlah stasiun untuk menambah kenyamanan dan suasana liburan bagi pelanggan.

Kereta IP sebagai Pengalaman Kreatif Bergerak

Irene menyampaikan, melalui program Kereta IP, perjalanan kereta api diarahkan menjadi ruang pengalaman kreatif yang mampu menyampaikan cerita.

“Peran kami di Ekraf adalah menjadi ‘Biro Jodoh’ strategis yang memfasilitasi pertemuan ini. Tujuannya jelas, yakni mengubah perjalanan dari sekadar ‘mobilitas’ menjadi sebuah platform storytelling bergerak yang sekaligus menjadi ‘momen kebanggaan’,” kata Irene.

Dengan menjangkau jutaan pasang mata di sepanjang jalur rel, pemerintah menilai program ini mampu menciptakan nilai ekonomi baru bagi para kreator.

Selain itu, kehadiran IP lokal di kereta api juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga nasional setiap kali rangkaian kereta melintas di berbagai daerah.

Komitmen KAI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan program Kereta IP merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan publik yang relevan dan bernilai tambah.

“Melalui Kereta IP, kami ingin menghadirkan perjalanan yang tidak hanya mengantarkan penumpang ke tujuan, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih hidup dan bermakna,” kata Bobby.

Menurut Bobby, kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan para kreator IP lokal menjadi bentuk optimalisasi aset publik sekaligus dukungan terhadap industri kreatif nasional.

Program ini juga sejalan dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, di mana KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang aman, nyaman, serta memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang