Meutya Hafid Sebut Nama Telkomsel, Indosat dan XLSmart

Menkomdigi Meutya Hafid
Menkomdigi Meutya Hafid

Ia mengaku kebijakan hanya berdampak jika dijalankan bersama dan diuji langsung di lapangan.

Salah satunya, menurut menkomdigi, tercermin dari penanganan gangguan layanan telekomunikasi saat banjir melanda Sumatra.

Dalam forum tersebut, Meutya Hafid menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel, Indosat, dan XLSmart atas respons cepat sejak hari pertama bencana dan komunikasi rutin selama proses pemulihan.

“Yang kami lihat bukan laporan di atas kertas. Tim turun ke lapangan dan bergerak cepat. Ini contoh kolaborasi yang bekerja,” tegasnya.

Dampak kolaborasi tersebut terlihat dari capaian pemulihan jaringan. Layanan telah pulih 99 persen di Sumatra Barat dan hampir 98 persen di Sumatra Utara.

Sedangkan di Aceh, pemulihan fisik infrastruktur telekomunikasi mendekati 90 persen.

“Angka ini menjadi pengingat bahwa tugas belum selesai. Di balik setiap persentase, ada warga yang menunggu sinyal untuk berkomunikasi dengan keluarga, mengakses informasi, bahkan menyelamatkan diri,” tutur menkomdigi.

Pengalaman lapangan tersebut dinilai dapat menjadi cermin kebijakan. Koordinasi online harian antara pemerintah dan operator tidak berhenti pada laporan teknis.

“Targetnya terukur. Fiber optik menjangkau 90 persen kecamatan. Mobile broadband mencakup 98 persen populasi. Kecepatan internet fixed dan mobile mencapai 100 Mbps pada 2029,” jelas Wayan.