Dikritik Habis, Ian Puleio Bangkit! Gol Perdana Jadi Titik Balik di Arema FC

Pemain Arema FC, Ian Puleio
Pemain Arema FC, Ian Puleio

Winger asing Arema FC, Ian Puleio, akhirnya menjawab kritik dengan gol perdananya saat Singo Edan menahan imbang Malut United FC 1-1 pada pekan ke-14 BRI Super League 2025 2026. Gol tersebut bukan hanya mengakhiri pacekliknya, tetapi juga menjadi pemicu tekad baru untuk tampil lebih baik di sisa musim.

Performa Puleio sebelumnya memang mendapat sorotan tajam. Suporter menilai kontribusinya belum sepadan dengan harapan, apalagi perannya sebagai pemain sayap dinilai belum memberi dampak besar bagi Arema FC. Namun pemain asal Argentina itu menegaskan bahwa kritik tidak membuatnya patah arang. Ia mengaku terus bekerja keras, baik di sesi latihan maupun dalam pertandingan.

Ia menyampaikan bahwa kerja kerasnya hingga menit akhir berbuah manis setelah berhasil mencetak gol pertama musim ini. “

Saya selalu bekerja keras sampai menit akhir, sehingga saya senang bisa mendapatkan gol pertama di kompetisi ini. Saya senang sekali karena bisa membantu tim lebih banyak,” kata Puleio dalam keterangannya.

Tekad Puleio untuk bangkit mendapat apresiasi langsung dari Pelatih Arema FC, Marcos Santos. Pelatih asal Brasil itu memuji dedikasi sang winger yang dinilai tetap tampil profesional meski berada dalam tekanan besar. Santos mengatakan, kerja keras itulah yang membuat sang pemain layak mendapatkan gol perdananya.

“Saya mengapresiasi Ian Puleio yang selalu kerja keras di lapangan. Sehingga dia bisa mendapat gol pertama yang bisa bantu Arema,” tambahnya.

Arema FC sendiri patut bernafas lega setelah mampu membawa pulang satu poin dari markas Malut United, terlebih tim tengah dilanda krisis pemain yang menggerus kedalaman skuad. Hasil tersebut menjaga tren positif Singo Edan di laga tandang. Namun secara keseluruhan performa Arema FC musim ini masih belum stabil. Tim masih sering kehilangan peluang meraih poin penuh di kandang, yang membuat posisi mereka di klasemen belum bergerak signifikan.

Hingga pekan ke-14, Johan Alfarizi dan kawan-kawan berada di peringkat ke-10 klasemen sementara BRI Super League 2025 2026. Mereka mengoleksi 17 poin dari empat kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kekalahan.

Arema FC kini dihadapkan pada tuntutan besar, bukan hanya untuk mempertahankan semangat kebangkitan, tetapi juga memperbaiki konsistensi permainan agar bisa merangsek ke papan atas.