Jaringan Indosat bakal Ngebut Gila-gilaan
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Qualcomm untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi jaringan.
Melalui penerapan Qualcomm Dragonwing RAN Automation Suite, Indosat memanfaatkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) dari Qualcomm Technologies untuk mengoptimalkan operasi jaringan, menekan biaya operasional, serta memberikan layanan yang lebih unggul bagi para pelanggan.
“Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi jaringan Indosat. Ini baru langkah awal,” kata Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung di Jakarta, Minggu, 7 Desember 2025.
Menurutnya, fitur otomatisasi berbasis AI ini telah dikembangkan dan diintegrasikan guna mendorong kinerja jaringan ke level optimal, seiring dengan upaya Indosat dalam meningkatkan pengalaman digital pelanggan.
"Kolaborasi ini menjadi membuka jalan bagi lebih banyak peluang dan inovasi baru," ungkap Desmond. Dalam implementasinya, proyek ini juga melibatkan PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrasi jaringan.
Dengan pengalaman dan keahlian yang kuat dalam transformasi digital, Lintas Teknologi Indonesia berperan penting dalam memastikan keberhasilan penerapan solusi otomatisasi jaringan ini.
Pada kesempatan yang sama, Vice President, Product Management, Qualcomm Technologies, Ofir Zemer, menyebut solusinya didukung oleh kemampuan AI/ML (machine learning/pembelajaran mesin) termutakhir yang berhasil menekan biaya operasional sekaligus menyederhanakan manajemen jaringan yang sangat kompleks.
“Qualcomm Technologies mendukung penerapan Dragonwing RAN Automation Suite di seluruh jaringan Indosat. Langkah ini sejalan dengan tujuan transformasi digital Indosat dengan kehadiran solusi berbasis AI yang tangguh dan fleksibel untuk optimasi dan pengelolaan jaringan,” jelas dia.