Sejarah David Beckham: Juara MLS Cup sebagai Pemain dan Pemilik Klub

MLS Cup, Inter Miami, David Beckham, Lionel Messi, MLS Cup 2025, Sejarah David Beckham: Juara MLS Cup sebagai Pemain dan Pemilik Klub, Gelar bersejarah Beckham, Perjalanan Beckham berlanjut setelah pensiun., Messi Mengubah Segalanya, Miami Melesat, Era Baru Inter Miami Dimulai

Inter Miami merebut gelar MLS Cup 2025 setelah menaklukkan Vancouver Whitecaps 3-1 pada Sabtu (7/12/2025) tau Minggu pagi hari WIB.

MLS Cup merupakan kejuaraan pasca-musim Major League Soccer yang mempertemukan 18 tim, sembilan masing-masing dari Eastern dan Western Conference musim reguler Major League Soccer.

Partai final mempertemukan juara Eastern Conference (Inter Miami) dengan Western Conference (Vancouver Whitecaps FC).

Bertanding di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Amerika Serikat, Inter Miami menang atas Vancouver berkat gol Edier Ocampo (8' bunuh diri), Rodrigo De Paul (71'), dan Tadeo Allende (90+6').

Sementara Whitecaps hanya bisa mencetak satu gol lewat aksi Ali Ahmed (60').

Gelar bersejarah Beckham

Gelar ini bukan hanya bersejarah bagi klub, tetapi juga bagi David Beckham, yang kini menjadi orang pertama dalam sejarah Major League Soccer (MLS) yang menjuarai kompetisi sebagai pemain dan pemilik klub.

Beckham pertama kali mengguncang sepak bola Amerika Serikat pada 2007 ketika meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan LA Galaxy.

Kedatangannya memicu Designated Player Rule, aturan khusus yang memungkinkan klub merekrut pemain bintang dengan gaji melampaui batas regulasi liga.

Meski tak langsung meraih sukses, Beckham akhirnya mengangkat dua trofi MLS Cup bersama Galaxy pada 2011 dan 2012.

Salah satu kontribusi pentingnya adalah assist dalam kemenangan 1-0 atas Houston Dynamo pada final 2011.

Perjalanan Beckham berlanjut setelah pensiun.

Suami Victoria ini memanfaatkan klausul dalam kontraknya di Galaxy untuk membeli klub ekspansi MLS dengan harga 25 juta dolar AS—yang kemudian melahirkan Inter Miami pada musim 2020.

Sebagai perbandingan, Nashville SC yang juga masuk liga pada tahun yang sama membayar biaya ekspansi 150 juta dolar AS, sementara San Diego masuk MLS pada 2025 dengan nilai 500 juta dolar AS.

Namun, kesuksesan tidak datang seketika.

Empat musim pertama Inter Miami diwarnai inkonsistensi, bahkan dua kali gagal mencapai babak playoff. 

Messi Mengubah Segalanya, Miami Melesat

Momentum Inter Miami berubah total ketika Lionel Messi tiba pada 2023. Dampaknya langsung terasa: standar permainan meningkat, kemenangan datang lebih konsisten, dan Miami menjelma menjadi kekuatan elite MLS.

MLS Cup, Inter Miami, David Beckham, Lionel Messi, MLS Cup 2025, Sejarah David Beckham: Juara MLS Cup sebagai Pemain dan Pemilik Klub, Gelar bersejarah Beckham, Perjalanan Beckham berlanjut setelah pensiun., Messi Mengubah Segalanya, Miami Melesat, Era Baru Inter Miami Dimulai

Lionel Messi mengangkat trofi Juara setelah memenangkan pertandingan final MLS Cup 2025 antara Inter Miami vs Vancouver Whitecaps FC di Stadion Chase pada 06 Desember 2025 di Fort Lauderdale, Florida. Rich Storry/Getty Images/AFP (Foto oleh Rich Storry / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images melalui AFP)

Di pasca-musim MLS tahun ini, Messi kembali menciptakan sejarah.

Dalam enam pertandingan, ia mencatat 15 kontribusi gol—rekor terbanyak dalam satu postseason—terdiri dari enam gol dan sembilan assist.

Dua assist disumbangkannya pada final melawan Vancouver.

Kesuksesan ini membuat Beckham mengingat janjinya ketika pertama kali masuk ke MLS: membawa pemain terbaik dunia ke liga tersebut.

“Saya berjanji bahwa saya akan membawa pemain terbaik ke MLS, dan kami melakukannya,” ujar Beckham.

“Malam ini adalah salah satu yang tidak akan pernah saya lupakan.”

Era Baru Inter Miami Dimulai

Inter Miami kini memandang masa depan dengan ambisi lebih besar.

Pada 2026, klub akan menempati stadion baru, Miami Freedom Park.

Messi telah memperpanjang kontraknya hingga 2028, memastikan ikon sepak bola dunia itu tetap menjadi pusat proyek jangka panjang klub.

Gelar MLS Cup 2025 menjadi pencapaian simbolis bagi Beckham—sebuah lingkaran penuh dari perjalanan 18 tahun sejak ia pertama kali menginjakkan kaki di sepak bola Amerika.

“Ini salah satu momen terbesar dalam karier saya,” kata Beckham. “Menang sebagai pemain dan kini sebagai pemilik klub… Anda tidak akan bisa menuliskan cerita yang lebih indah.”

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang