Pubertas Ubah Karakter Suara, Kolaborasi Baru Etenia Croft dan Farel Prayoga Tetap Kompak
Setelah sebelumnya sukses melalui dua proyek duet, “Indonesiaku” dan “Semua Rasa”, pasangan penyanyi muda Etenia Croft dan Farel Prayoga kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Kita Tak Sendiri”. Di tengah transisi usia mereka menuju remaja, keduanya tetap menunjukkan kekompakan, baik secara musikal maupun hubungan pertemanan.
Single ini menjadi ruang bagi mereka untuk menegaskan bahwa ikatan emosional yang terjalin sejak kecil tidak goyah meski keduanya kini memasuki fase hidup yang penuh perubahan. Etenia menyebut lagu ciptaan Marvel Marlon tersebut menyampaikan pesan sederhana namun kuat mengenai arti hadirnya seorang sahabat di saat sulit. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
“Temanya tentang persahabatan yang walaupun kita dalam keadaan sulit tetapi saling membantu. Sebagai pengingat sahabat itu akan selalu ada mendukung kita,” ujar Etenia Croft dalam keterangannya, dikutip Sabtu 6 Desember 2025.
Sementara itu, bagi Farel Prayoga—yang populer setelah “Ojo Dibandingke”—kembali bekerja bersama Etenia terasa natural, seolah melanjutkan perjalanan yang tidak pernah terputus.
“Pastinya akan jadi sahabat juga karena orangnya pribadinya kayak positif, baik juga. Saya sama dia tuh, kayak, ada aja topik yang dibahas. Nyaman. Suka bercerita. Kita emang udah lama juga, udah terbiasa,” ujarnya.
Proses Rekaman Penuh Canda, Tapi Ada Tantangan Besar
Di balik kesan ringan dan seru selama rekaman, perjalanan pembuatan lagu ini rupanya tidak sesederhana yang terlihat. Etenia mengaku sesi di studio banyak diwarnai tawa berkat suasana ceria yang dibangun tim produksi.
“Ketika kita rekaman nih, pastinya seru banget, karena bisa sambil main-main juga, karena Kak Marlon kan suka happy-happy, lari-larian juga. Jadi kayak asik aja gitu,” ucapnya.
Namun kondisi biologis kedua penyanyi yang sedang memasuki pubertas justru menjadi tantangan tersendiri. Pencipta lagu sekaligus produser, Marvel Marlon, membuka fakta bahwa perubahan suara membuat proses penggarapan lebih rumit.
“Itu membuat pengerjaan lagu ini cukup kompleks. Tapi saya tetap ingin mempertahankan nuansa fun yang mencerminkan persahabatan mereka. Harmoni dibuat sederhana supaya fokus ke kekompakan mereka,” jelas Marvel.
Visual Modern Dipilih untuk Mencerminkan Fase Dewasa Awal
Tidak hanya audio, sisi visual juga digarap serius. Marvel yang sekaligus mengarahkan video klip, memilih Singapura sebagai lokasi syuting untuk menciptakan atmosfer yang segar dan sesuai dengan perkembangan kedua penyanyi muda itu.
Etenia mengungkapkan bahwa proses pembuatan video terasa sangat menyenangkan karena seluruh ide dibangun secara kolaboratif.
“Di video klip itu kan pas proses itu, kayak, asik aja gitu. Karena prosesnya itu kan disesuaikan sama alurnya. Proses syutingnya asik banget karena idenya dibangun bareng-bareng. Jadi yang ada di video itu memang menggambarkan suasana kami yang sebenarnya,” tuturnya.
“Kita Tak Sendiri” memotret dinamika pertemanan remaja masa kini—ringan, jujur, dan saling menguatkan. Meski dibalut nada yang ceria, lagu ini membawa pesan bahwa perubahan seiring bertambahnya usia tidak harus memudarkan hubungan yang sudah terjalin sejak lama.