KJRI: 140 WNI Tinggal di Apartemen yang Hangus Terbakar, 35 Orang Belum Ditemukan

Posko kedaruratan KJRI Hong Kong bencana kebakaran apartemen Wang Fuk Court
Posko kedaruratan KJRI Hong Kong bencana kebakaran apartemen Wang Fuk Court

 Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong menyampaikan proses identifikasi dan verifikasi kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Tai Po di Hong Kong masih terus berlangsung.

Berdasarkan data terkini, Senin, 1 Desember 2025, estimasi WNI terdampak kebakaran berjumlah 140 orang.  

"Estimasi jumlah WNI tinggal di kompleks apartemen adalah 140 orang, sebanyak 95 selamat," menurut pernyataan tertulis KJRI Hong Kong yang diterima di Jakarta, Senin.

Sejauh ini, KJRI belum memberikan pembaruan data terkait jumlah WNI yang meninggal dunia dan terluka akibat kebakaran tersebut. Namun demikian, KJRI menyampaikan masih ada 35 WNI yang belum diketahui keberadaannya.

Gedung apartemen atau perumahan di Hong Kong habis terbakar

Sebelumnya pada 30 November lalu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan bahwa total WNI yang meninggal dunia menjadi 9 orang dan korban terluka menjadi 3 orang.

KJRI Hong Kong menyatakan bahwa 146 orang meninggal dunia dan 79 orang terluka serius akibat kebakaran tersebut, serta menegaskan bahwa pencarian korban masih terus dilakukan otoritas setempat.

"KJRI Hong Kong juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban meninggal untuk memfasilitasi proses repatriasi jenazah atau proses lainnya sesuai amanat keluarga inti," tulis KJRI

Otoritas Hong Kong juga memperingatkan bahwa angka kematian akan terus bertambah seiring dengan pencarian dan identifikasi korban yang masih terus berlangsung. Sebanyak 11 orang telah ditahan terkait kasus kebakaran besar tersebut.

Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang memastikan bahwa KJRI Hong Kong telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran.

Dia mengatakan bahwa tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan serta pertanyaan dari keluarga WNI yang menjadi korban kebakaran tersebut dapat ditangani dengan baik.

KJRI Hong Kong berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai langkah otoritas setempat dalam tindak lanjut penanganan insiden kebakaran tersebut, sesuai protokol keselamatan dan ketentuan setempat yang berlaku.

"KJRI Hong Kong dapat terus dihubungi melalui hotline +852 5242 2240, panic button +852 6773 0466, posko kedaruratan di Tai Po Community Centre (2 Heung Sze Wui St.), maupun Ruang Pengaduan di Lantai Dasar KJRI Hong Kong,"