Telkomsel Turunkan 'Bodyguard' Sinyal, Jaga Nataru Tetap Stabil

Direktur Jaringan Telkomsel Indra Mardiatna.
Direktur Jaringan Telkomsel Indra Mardiatna.

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan trafik data yang diprediksi bakal meningkat tajam selama Nataru.

Telkomsel memperkirakan kenaikan trafik data mencapai 17,9 persen dibandingkan hari biasa, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada akses media sosial yang diprediksi naik hingga 38,1 persen.

Demi menjaga kenyamanan pelanggan, Telkomsel tidak hanya mengandalkan jumlah BTS, tetapi juga teknologi canggih dengan menerapkan autonomous networks berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Bagi Telkomsel, pemanfaatan AI untuk optimalisasi jaringan bukanlah hal baru. Ini dibuktikan dengan didaulatnya operator seluler pelat merah itu menjadi salah satu pendiri autonomous networks di dunia bersama 12 provider global terkemuka dan 18 perusahaan teknologi pada 2023.

Keandalan autonomous networks Telkomsel yang didukung dengan lebih dari 280.000 Base Transceiver Station (BTS) di seluruh Nusantara berhasil memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan.

Bahkan, jaringan Telkomsel tetap optimal dan andal melayani pada momen-momen tertentu, di mana terjadi peningkatan jika dibandingkan hari biasa.

Sebut saja momen pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak, Nataru, hingga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI).

BTS 5G Telkomsel.

BTS 5G Telkomsel.

Menurut Direktur Jaringan Telkomsel Indra Mardiatna, teknologi jaringan otonom itu memungkinkan sistem untuk melakukan deteksi dini, diagnosis, hingga penyelesaian gangguan secara otomatis di seluruh titik keramaian.

Kombinasi antara jaringan Hyper 5G dan AI ini diharapkan menciptakan konektivitas yang sangat andal (Hyper Reliable Connectivity), terutama bagi pelanggan yang gemar melakukan streaming video dan game online.

Pemanfaatan AI secara strategis yang dilakukan Telkomsel, tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga menjadikan bukti nyata untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Bukan itu saja. Telkomsel turut melakukan optimalisasi jaringan di 437 titik keramaian atau Points of Interest (POI). Lokasi-lokasi ini mencakup:

291 Area Khusus (mal, alun-alun, tempat wisata).

- 58 Titik Transportasi (bandara, pelabuhan, stasiun).

- 20 Jalur Mudik (termasuk rest area dan SPBU).

- 68 Area Residensial dan tempat ibadah.

Selain itu, sebanyak 38 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) juga disiagakan untuk memperkuat sinyal di lokasi-lokasi padat pengunjung.

Untuk melayani pelanggan secara langsung, Telkomsel mendirikan 17 Posko Utama dan 13 Posko Reguler.

Lokasinya tersebar mulai dari Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Malioboro Yogyakarta, hingga Paragon Mall di Sorong, Papua.

Menariknya, tahun ini Telkomsel juga menghadirkan 1 Posko Digital di platform TikTok. Posko virtual itu memungkinkan pelanggan mendapatkan layanan dan hiburan tanpa harus keluar rumah.

Bagi pengguna transportasi umum di Jakarta, Telkomsel juga menempatkan GraPARI Express (mesin self-service) di sejumlah stasiun MRT seperti Blok M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI.

"Di momen penuh arti seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa jaringan Telkomsel selalu siap dan dapat diandalkan," ungkap Indra Mardiatna.