Mengenal Strategi Investasi Properti Double Deal ala Robert Kiyosaki Bisa Dapat Untung Ganda, Minat?
Investasi properti selalu menjadi topik menarik bagi pebisnis dan investor pemula. Namun, tidak semua orang tahu cara memaksimalkan keuntungan dari properti secara efektif. Robert Kiyosaki, penulis buku best-seller Rich Dad Poor Dad, memperkenalkan strategi unik bernama Double Deal, yang memungkinkan investor memanfaatkan properti untuk menciptakan aliran kas ganda sekaligus pertumbuhan aset lebih cepat (Kiyosaki, 2017).
Double Deal populer karena tidak hanya mengandalkan kenaikan harga properti, tetapi juga memaksimalkan potensi pendapatan dari setiap transaksi. Strategi ini menekankan pemikiran kreatif dalam membeli, menjual, dan mengelola properti, bukan hanya menunggu harga naik.
Dengan pendekatan ini, investor dapat meraih keuntungan dari cash flow sewa sekaligus capital gain dari penjualan properti yang tepat waktu. Filosofi ini dinilai cocok bagi mereka yang ingin membangun kekayaan jangka panjang dengan risiko lebih terkendali (Investopedia, 2023).
Apa Itu Strategi Double Deal?
Double Deal adalah strategi membeli properti dengan harga undervalue, kemudian mengelola aset tersebut untuk dua sumber keuntungan. Sumber pertama berasal dari cash flow bulanan, misalnya melalui sewa rumah, apartemen, atau ruko.
Sumber kedua berasal dari capital gain, yaitu keuntungan dari penjualan properti setelah nilainya meningkat. Konsep ini menekankan kombinasi pendapatan pasif dan pertumbuhan modal untuk mempercepat kekayaan.
Kelebihan Strategi Double Deal
Dikutip dari Forbes, strategi Double Deal memberikan keuntungan berupa pendapatan ganda. Di mana investor bisa mendapatkan cash flow bulanan dari properti yang disewakan sekaligus meraih capital gain dari penjualan properti ketika nilainya meningkat.
Selain itu, strategi ini memungkinkan pertumbuhan aset yang lebih cepat karena properti yang dikelola dengan baik secara konsisten akan meningkatkan nilai portofolio investasi secara signifikan. Tidak kalah penting, Double Deal juga membantu mengontrol risiko lantaran pendapatan pasif dari sewa dapat menutupi biaya operasional dan cicilan, sehingga potensi kerugian dapat diminimalkan.
Implementasi Double Deal di Bisnis Isi Ulang Air Minum
Konsep Double Deal yang diinisiasi Robert Kiyosaki mendasari perusahaan isi ulang air minum, BIRU, dalam memperkenalkan strategi investasi yang memberikan peluang bagi pemilik properti untuk membangun aset produktif serta memperoleh arus kas berkelanjutan. Sejalan dengan prinsip leverage “hutang baik” yang diperkenalkan Robert T. Kiyosaki, yakni memaksimalkan potensi sebuah aset untuk menciptakan nilai dan penghasilan yang lebih besar di masa mendatang.
Model ini menggabungkan dua sumber pendapatan, yaitu investasi properti nilainya yang bertumbuh seiring waktu dan investasi bisnis Franchise Depo Air Minum BIRU yang menghasilkan arus kas harian yang stabil. Sinergi keduanya memperkuat posisi investor, karena properti berfungsi sebagai aset bisnis aktif jangka panjang yang terus meningkat nilainya. Sedangkan bisnis air minum menghadirkan pendapatan operasional yang konsisten.
“Peluang menarik dari investasi aset properti BIRU dan investasi kas retail depo air minum BIRU merupakan dua bentuk investasi yang saling menunjang dan menciptakan sinergi unik. Ini adalah konsep Double Deal yang telah teruji dalam praktik bisnis selama 23 tahun yang kami persembahkan,” ujar Founder & CEO Franchise Depo Air Minum BIRU, Yantje Wongso, dikutip pada Kamis 27 November 2025.
Yantje menambahkan, Franchise Depo Air Minum BIRU menawarkan mitigasi risiko berbasis properti yang terus naik nilainya, lokasi gerai di area pemukiman dengan pasar stabil, minim resiko stok kadaluarsa, dan operasional yang efisien. Selain itu, permintaan air minum yang terus meningkat menjadi keuatan fundamental bisnis ini.
Prinsip dari penulis sukses ini menjadi jawaban atas banyaknya properti 'nganggur' di Indonesia. Data Kementerian PUPR pada tahun 2023 menunjukkan terdapat lebih dari 7 juta rumah kosong di kawasan perkotaan Indonesia, kebanyakan hanya menjadi aset diam yang tetap menimbulkan biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), listrik minimum, hingga perawatan berkala.
Selama lebih dari 23 tahun, BIRU telah menjadi pelopor depo air minum isi ulang nomor satu di Indonesia yang menghadirkan kualitas air minum setara air minum dalam kemasan namun dengan harga yang jauh lebih ekonomis.
Kini, Biru telah memiliki lebih dari 820 gerai yang tersebar di 46 kota di 15 provinsi, dengan sistem operasional standar, konsisten, dan mudah dijalankan.
Strategi Double Deal ala Robert Kiyosaki membuktikan bahwa properti bisa lebih dari sekadar aset diam; dengan pengelolaan yang tepat, properti dapat menghasilkan cash flow dari sewa sekaligus capital gain dari pertumbuhan nilai aset. Implementasi konsep melalui Franchise Depo Air Minum BIRU menunjukkan properti dan bisnis operasional bisa bersinergi untuk menciptakan arus kas berkelanjutan dan pertumbuhan aset jangka panjang.
Pendekatan ini tidak hanya memaksimalkan keuntungan, tetapi juga mengurangi risiko, mengoptimalkan aset yang sebelumnya menganggur, serta menjadi solusi cerdas bagi investor yang ingin membangun kekayaan stabil dan terukur.