KSOP Ambon Siapkan 35 Kapal untuk Melayani Arus Mudik Nataru 2025/2026

Maluku, KSOP Ambon, kapal, Nataru, arus mudik, Nataru 2025, maluku, Arus mudik Nataru 2025, KSOP Ambon Siapkan 35 Kapal untuk Melayani Arus Mudik Nataru 2025/2026, 35 Kapal Siap Operasikan Layanan Nataru, Dermaga Utama Siap Tampung Lonjakan Penumpang, Proyeksi Peningkatan Penumpang Nataru 2025/2026, Posko Terpadu Pengawasan Nataru, Diskon Tiket Transportasi Nataru 2025/2026

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon, Maluku, telah menyiapkan 35 kapal untuk mendukung arus mudik dan balik selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang selalu meningkat setiap tahunnya, mengingat wilayah Maluku sangat bergantung pada transportasi laut.

35 Kapal Siap Operasikan Layanan Nataru

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Ambon, Iyan Ashari, menjelaskan bahwa 35 kapal yang disiapkan terdiri dari kapal perintis, kapal cepat, ferry, dan kapal penumpang reguler. 

"Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang setiap tahun meningkat di wilayah Maluku, yang sangat bergantung pada moda transportasi laut,” terang Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Ambon, Iyan Ashari di Ambon, Jumat, dikutip Antara (21/11/2025).  

Iyan menambahkan bahwa seluruh kapal sedang menjalani pemeriksaan kelaiklautan atau ramp check untuk memastikan keselamatan perjalanan selama masa puncak Nataru.

"Total 35 kapal sudah siap operasi dan telah dilakukan ramp check. Kami pastikan semua memenuhi standar keselamatan, baik dari sisi dokumen, mesin, maupun alat keselamatan," ujarnya.

Beberapa kapal yang akan beroperasi meliputi KM Labobar, KM Dorolonda, KM Nggapulu, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Sinabung, serta kapal cepat yang melayani rute-rute antar-pulau di Maluku.

Dermaga Utama Siap Tampung Lonjakan Penumpang

Selain kapal, empat dermaga utama juga telah disiapkan untuk melayani lonjakan penumpang, yaitu Dermaga Yos Sudarso, Dermaga Slamet Riyadi, Dermaga Perintis Gudang Arang, dan Dermaga Penyeberangan Galala. 

Setiap dermaga telah dilengkapi dengan pengaturan alur masuk penumpang, pengamanan tambahan, serta koordinasi teknis dengan operator pelayaran untuk mencegah kepadatan di area tunggu.

Koordinasi dengan seluruh operator telah dilakukan sejak awal November untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik selama Nataru.

Proyeksi Peningkatan Penumpang Nataru 2025/2026

KSOP Ambon memperkirakan lonjakan jumlah penumpang yang signifikan selama Nataru 2024/2025. 

Berdasarkan proyeksi, jumlah penumpang pada Nataru tahun ini mencapai 74.289 orang, dengan peningkatan 55,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Untuk periode Nataru 2025/2026, KSOP memprediksi kenaikan sekitar 15 persen, dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 83.293 orang.

"Tren kenaikan penumpang dari tahun ke tahun membuat kami harus menyiapkan kapasitas tambahan, baik dari sisi dermaga maupun armada," jelas Iyan Ashari.

Posko Terpadu Pengawasan Nataru

Untuk memastikan kelancaran layanan, KSOP Ambon juga menyiapkan posko terpadu angkutan laut Nataru yang akan beroperasi mulai H-7 hingga H+7. 

Posko ini akan memantau jadwal kapal, kondisi cuaca, serta menangani keluhan penumpang. 

"Pengawasan kami dilakukan 24 jam, termasuk memastikan tidak ada kapal yang berangkat melebihi kapasitas. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas kami," terang Iyan. 

Diskon Tiket Transportasi Nataru 2025/2026

Pemerintah juga meluncurkan kebijakan stimulus berupa diskon tiket untuk kapal, pesawat, dan kereta api menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Program diskon ini berlaku secara nasional dan menyasar semua moda transportasi utama, termasuk pesawat, kereta api, kapal laut, dan penyeberangan. 

Kebijakan ini diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri/lembaga, yaitu Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Badan Pengelola BUMN, dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan pelaksanaan arahan Presiden agar arus mudik Nataru tidak hanya lancar dari sisi operasional, tetapi juga terjangkau dari sisi biaya.

“Program stimulus Natal dan Tahun Baru 2025/2026 ini menjadi langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi nasional sekaligus memastikan rakyat terlayani dengan baik selama arus Nataru,” ujar Dudy.

Diskon tiket transportasi ini diberlakukan serentak mulai 21 November 2025. Untuk angkutan laut periode potongan tarif berlaku mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. 

Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: . 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.