Brasil Vs Senegal 2-0, Estevao Bersinar Setelah Pernah Dimarahi Ancelotti

FIFA Matchday, Brasil vs Senegal, Carlo Ancelotti, Estevao Willian, Timnas Brasil, Brasil Vs Senegal 2-0, Estevao Bersinar Setelah Pernah Dimarahi Ancelotti

Timnas Brasil meraih kemenangan 2-0 atas Senegal dalam laga uji coba di Stadion Emirates, London, Sabtu (15/11/2025). Dua gol Brasil dicetak oleh Estevao dan Casemiro pada babak pertama.

Laga FIFA Matchday Brasil vs Senegal ini sekaligus menjadi momentum bagi pelatih Carlo Ancelotti untuk menyoroti perkembangan para pemain muda Brasil, terutama Estevao Willian yang kini membela Chelsea.

Timnas Brasil membuka keunggulan pada menit ke-28 lewat aksi Estevao.

Pemain 18 tahun itu melepaskan sepakan kaki kiri nan akurat ke tiang jauh gawang kiper Senegal, Edouard Mendy. Gol tersebut menjadi pembuka jalan bagi Selecao menguasai pertandingan.

Tujuh menit berselang, Casemiro menggandakan keunggulan Brasil pada menit ke-35.

Sepakan jarak dekat gelandang Manchester United tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi skuad asuhan Ancelotti.

Pujian Ancelotti untuk Estevao: “Masa Depan Brasil Aman”

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan sanjungan khusus untuk Estevao setelah kemenangan atas Senegal.

Menurutnya, Brasil memiliki masa depan cerah dengan kemampuan yang dimiliki sang pemain muda.

“Untuk saya, ini kejutan bahwa seseorang yang begitu muda memiliki talenta seperti ini. Finishing-nya sangat presisi, sangat menentukan. Dengan dia, Brasil punya masa depan yang aman,” ujar Ancelotti.

FIFA Matchday, Brasil vs Senegal, Carlo Ancelotti, Estevao Willian, Timnas Brasil, Brasil Vs Senegal 2-0, Estevao Bersinar Setelah Pernah Dimarahi Ancelotti

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan pujian kepada para pemainnya meskipun tim Samba mengalami kekalahan 0-1 dari Bolivia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol pada Rabu (10/9/2025) pagi WIB.

Ancelotti juga menilai keseimbangan lini depan Brasil terbantu oleh fleksibilitas para pemainnya.

“Posisi Matheus Cunha (di lini tengah) sangat penting bagi kami. Tiga pemain di depan bisa membuat permainan fantastis,” ucapnya.

"Vinicius Jr. bisa bertukar posisi dengan Rodrygo, mereka sudah terbiasa. Estêvão tetap melebar di kanan, dia punya talenta luar biasa."

“Dia bekerja sangat baik. Dia tidak menunjukkan usianya. Tentu, dia harus meningkatkan beberapa hal, tapi bukan soal talenta. Yang penting dia bahagia karena dia bisa jadi lebih baik lagi ke depannya,” kata Ancelotti menambahkan.

Di Balik Performa Gemilang: Kisah Teguran Keras dari Ancelotti

Penampilan impresif Estevao datang setelah ia mendapat teguran keras dari Ancelotti dalam sesi latihan bulan Oktober lalu.

ESPN Brasil melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi di Korea Selatan saat sesi latihan taktik.

Kala itu, Ancelotti meminta Estevao menekan full-back lawan secepat mungkin ketika bola bergerak ke area tersebut.

Namun, instruksi itu tidak dijalankan, membuat sang pelatih menghentikan latihan. Situasi serupa terjadi kembali, dan Ancelotti memberikan teguran lebih keras.

“Memang benar (Ancelotti memarahi saya), tapi dia adalah orang yang ingin mengeluarkan kemampuan terbaik saya dan saya sangat senang terkait hal tersebut. Anda tahu seseorang suka Anda ketika mereka bukan hanya memuji, tapi juga menegur saat perlu,” ujar Estevao.

“Saya bahagia dengan momen luar biasa ini. Ini soal kerja, memperbaiki diri setiap hari. Saya tahu masih banyak yang perlu ditingkatkan. Berada di sini adalah kehormatan bagi saya,” imbuhnya.

Brasil akan kembali bertanding pada Selasa (18/11/2025) menghadapi Tunisia di Lille, Prancis. Laga tersebut menjadi uji coba terakhir Brasil pada jeda internasional November.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.