Gubernur Pramono Anung Instruksikan Penertiban Sopir JakLingko yang Tidak Disiplin
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menindak tegas sopir Mikrotrans JakLingko yang berkendara secara ugal-ugalan, termasuk dengan memberhentikan mereka dari tugas.
Pramono menegaskan bahwa Dishub DKI juga perlu memberikan pelatihan kepada para sopir Mikrotrans agar standar pelayanan tetap terjaga.
"Untuk sopir JakLingko yang ugal-ugalan, saya sudah minta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk menertibkan dan melakukan pelatihan. Kalau mereka tetap melakukan hal yang sama, udah diganti aja," ucap Pramono, Sabtu (15/11).
Ia menuturkan bahwa banyak warga Jakarta yang membutuhkan pekerjaan sebagai pengemudi Mikrotrans. Karena itu, ia mengingatkan agar program tarif gratis JakLingko tidak membuat sopir bersikap semaunya, seolah-olah armada tersebut milik pribadi.
"Yang cari kerja di Jakarta juga banyak. Jangan sampai JakLingko yang kemudian tarifnya gratis ini seakan-akan menjadi milik pribadi, kerja suka-suka, asal-asalan," ujarnya.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu juga mengaku telah menerima laporan mengenai oknum sopir Mikrotrans yang mengangkut anggota keluarganya selama bertugas.
"Yang seperti itu saya minta untuk ditertibkan," tutupnya. (Asp)