Sosok Pelatih Persib Bojan Hodak di Mata Thom Haye

Bojan Hodak, Persib, Thom Haye, Persib Bandung, Super League 2025-2026, Timnas Indonesia, ACL 2, Sosok Pelatih Persib Bojan Hodak di Mata Thom Haye

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, baru-baru ini kencang dirumorkan menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia. 

Rumor tersebut muncul tidak lepas dari kesuksesan Bojan Hodak membawa gelar beruntun bersama Persib Bandung untuk musim Liga 1 2023-2024 dan 2024-2025.

Tak hanya penampilan di dalam lapangan, Hodak dianggap mampu membuat kondisi ruang ganti pemain Persib kondusif.

Sang pelatih berusia 54 tahun tersebut mampu meramu komposisi skuad yang terdiri dari pemain-pemain bintang dari berbagai negara macam Thom Haye, Eliano Reijnders, Federico Barba, Ramon Tanque, Frans Putros, Marc Klok hingga Beckham Putra.

Thom Haye angkat bicara tentang sosok Bojan Hodak. Baginya, Hodak adalah seorang sosok mentor meski terkadang ia meledak-ledak di pinggir lapangan. 

“Saya rasa dia adalah seorang mentor di dalam tim. Memang terkadang di tepi lapangan dia terlihat emosional, tapi menurut saya di latihan dan ketika bersama anak-anak, dia adalah orang baik,” sebut Thom Haye. 

Figur Bojan Hodak di Luar Lapangan

Bagi Haye, Hodak adalah figur pelatih yang mau mendengar para pemainnya, menerima masukkan, dirinya juga sering berbincang beberapa hal dengannya. 

Haye menyimpulkan dirinya punya relasi bagus dengan Hodak, memiliki satu visi dan tujuan, semua pemain punya chemistry dengannya. 

“Kami bisa selalu berbincang dengan dia. Dirinya juga sebenarnya sangat santai. Hingga saat ini, saya punya relasi sangat baik dengannya,” tutur sang professor. 

“Bisa dilihat di lapangan juga kami berjuang satu sama lain demi pelatih. Jadi kami semuanya memiliki chemistry yang bagus,” imbuhnya. 

Persib Tak Terkalahkan Enam Laga

Bojan Hodak, Persib, Thom Haye, Persib Bandung, Super League 2025-2026, Timnas Indonesia, ACL 2, Sosok Pelatih Persib Bojan Hodak di Mata Thom Haye

Thom Haye saat membela Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026.

Persib Bandung tengah dalam tren positif di tangan pelatih Bojan Hodak meraih enam kemenangan beruntun di berbagai ajang kompetisi—domestik maupun level Asia. 

Namun, Haye punya pandangan tentang bagaimana cara timnya bisa meraih enam kemenangan beruntun tersebut

“Semuanya bicara tentang rentetan enam kemenangan beruntun dan tentu saja yang terpenting adalah menang. Tapi bagi saya, yang paling penting adalah bagaimana cara kami bermain,” kata Haye. 

“Jika menang enam kali tapi tidak bermain dengan baik, memang menang tapi cara bermain juga penting,” tuturnya. 

Bagi mantan pemain Almere City ini, Persib layak meraih hasil-hasil tersebut.

Maung Bandung pun siap melanjutkan tren positif ini di laga lanjutan Super League 2025-2026 lawan Dewa United, 21 November mendatang. 

“Saya rasa jika melihat grup ini, sejak awal tiba dan melihat perkembangan dalam permainan, secara hasil memang kami layak meraihnya,” sebut Haye. 

“Jadi itu hal paling positif. Saya rasa ini bagus juga ada masa jeda. Setelah meraih enam kemenangan, kami akan berusaha untuk memenangkan laga-laga berikutnya semampu kami,” tegasnya. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.