Aksi Gemilang Gregoria Kunci Tiket Semifinal Kumamoto Masters Japan 2025
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melanjutkan langkah positif di turnamen badminton Kumamoto Masters Japan 2025.
Gregoria memastikan tempat di semifinal Kumamoto Masters Japan 2025 setelah menundukkan Asuka Takahashi dalam duel tiga gim pada laga perempat final di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jumat (14/11/2025).
Gregoria menutup pertandingan dengan skor 16-21, 21-14, 21-13. Hasil ini memperpanjang catatan apiknya di Kumamoto.
Lokasi yang sama pernah pernah membawa Gregoria ke final dalam dua edisi beruntun dan menghasilkan gelar pada 2023.
Gregoria Lalui Laga Ketat
Pertandingan dibuka lewat serangan Gregoria Mariska Tunjung yang sedikit melebar.
Kesalahan serupa sempat muncul pada beberapa reli awal sehingga memberi ruang bagi Takahashi untuk memimpin 5-1.
Gregoria mulai menemukan ritme setelah pukulan menyilangnya tak mampu dikembalikan Takahashi.
Skor berangsur ketat hingga 7-7, sebelum Takahashi kembali menjauh pada interval gim pertama.
Gregoria terus menempel lewat variasi pukulan. Dua kali bola Takahashi keluar lapangan membuat jarak menipis menjadi 12-13.
Gregoria Mariska Tunjung kala beraksi melawan Petra Maixnerova dalam partai 64 besar BWF World Championships alias Kejuaraan Dunia 2025 yang digelar di Arena Porte de la Chapelle, Paris, Perancis, Senin (25/8/2025).
Upaya membalas tetap belum cukup karena Takahashi menutup gim pertama untuk unggul 1-0.
Memasuki gim berikutnya, Gregoria tampil jauh lebih stabil. Tiga poin beruntun membuka laga dan membuat dirinya memimpin nyaman hingga interval.
Selepas jeda, keunggulan semakin lebar setelah Gregoria sukses memaksakan Takahashi melakukan banyak kesalahan sendiri.
Pergerakan yang lebih agresif membuat Gregoria menggapai game point pada 20-12 sebelum menuntaskan gim kedua 21-14.
Dominasi Gregoria di Gim Penentu
Gim penentu berlangsung dengan dominasi Gregoria sejak awal. Keunggulan 4-1 menjadi modal penting untuk mengendalikan tempo permainan.
Permainan depan Gregoria memberi tekanan besar bagi Takahashi. Keunggulan tiga angka pada interval membuka jalan untuk menambah jarak menjadi 15-9.
Gregoria terus menjaga fokus hingga match point 20-13. Laga akhirnya berakhir setelah pengembalian Gregoria menghasilkan lucky ball yang menutup kemenangan dramatis tersebut.
Dengan hasil ini, tunggal putri Indonesia itu berpeluang melanjutkan perjalanan di Kumamoto sebagai bagian dari persaingan menuju gelar turnamen badminton level Super.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.