Content Creator Ini Bisa Ditiru
Di era digital seperti sekarang, profesi pembuat konten atau content creator semakin populer dan menjadi pilihan karir yang diminati, khususnya di Indonesia.
Kemajuan teknologi dan perkembangan media dan komunikasi membuka berbagai peluang baru bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, membangun personal branding, bahkan mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.
Pembuat konten adalah seseorang yang membuat, mengelola, dan menyebarluaskan konten melalui berbagai platform digital. Konten ini bisa berbentuk tulisan, gambar, video, audio, maupun kombinasi dari semuanya.
Isi konten disesuaikan dengan keinginan dan minat masing-masing audiens seperti perusahaan yang sedang branding. Itu sebabnya sangat penting untuk dapat menggambarkan maksud isi konten tersebut.
Seperti yang dilakukan Muhammad Ikbal dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, yang meraih juara tiga untuk kategori Komunikasi (Communication Category), subkategori 'Best Content Creator' di ajang Indonesia Corporate Communication and Sustainability atau ICCS Summit 2025.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin. "Ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja komunikasi dan keberlanjutan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah,” kata dia.
Ilustrasi Talent Indonesia.
Bukan itu saja. Pelindo juga memborong empat penghargaan lainnya. Rinciannya, empat gelar juara dua dalam kategori Keberlanjutan (Sustainability Category), masing-masing untuk subkategori Small Medium Enterprises (Program Gedor Ekspor), Community Involvement and Development bidang Kesehatan (Program Sahabat Inspiratif) dan Community Involvement and Development bidang Lingkungan (Program Carbon Village Pelindo), serta Creating Shared Value (Program Port Tourism).
“Fokus utama kami adalah bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan kelestarian lingkungan. Ketiganya kami jalankan dengan pendekatan kolaboratif agar manfaatnya berkelanjutan dan sejalan dengan agenda pembangunan nasional,” ungkap Ali Sodikin.