Petinju Inggris Pat Brown Gemparkan Amerika, Laga Debut Berakhir KO Brutal
Petinju muda asal Inggris, Pat Brown, mencuri perhatian dunia tinju setelah mencatat kemenangan KO kelima beruntun dalam debutnya di Amerika Serikat.
Dalam laga yang penuh gengsi itu, Brown menjatuhkan lawannya Felix Valera secara spektakuler di ronde kedua.
Pertarungan yang digelar di bawah promotor Eddie Hearn (Matchroom Boxing) itu menjadi langkah penting bagi petinju asal Manchester tersebut.
Hearn bahkan menyebut Brown sebagai “calon superstar global” berkat gaya bertarungnya yang agresif dan pukulan maut yang mematikan.
Pertarungan dimulai dengan tempo lambat, namun suasana berubah total di ronde kedua. Brown menemukan celah dan langsung melancarkan pukulan kiri keras yang membuat Valera terjatuh untuk pertama kalinya.
Valera sempat bangkit, tapi hanya sesaat. Brown kembali melepaskan pukulan serupa dan menjatuhkannya lagi. Kali ini, Valera benar-benar tak berdaya.
Petinju asal Dominika itu akhirnya tumbang telentang setelah menerima uppercut kanan telak, membuat wasit Alicia Collins langsung menghentikan laga. Penonton pun bersorak menyaksikan momen brutal itu.
“Itu adalah pernyataan besar dari Pat Brown. Dia datang ke AS dan langsung menunjukkan siapa dirinya,” ujar Eddie Hearn dengan bangga.
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan luar biasa Pat Brown yang kini memiliki rekor lima kemenangan KO berturut-turut.
Ia juga dikenal sebagai salah satu petinju dengan pukulan paling keras di Inggris, bahkan sempat memecahkan rekor mesin pengukur kekuatan pukulan talkSPORT tahun lalu.
Brown sebelumnya mewakili Tim GB di Olimpiade 2024, dan kini dinilai siap menjadi salah satu bintang besar tinju Inggris dalam beberapa tahun ke depan.
“Sulit menghentikan kereta ini,” kata Eddie Hearn.
“Dia bukan hanya petinju dengan tenaga besar, tapi juga punya kemampuan teknis kelas dunia. Setiap kali naik ring, dia datang untuk menjatuhkan lawannya dan penonton menyukainya," ucap Eddie Hearn.