4 Tips Berkunjung ke Hutan Kota Srengseng, Hindari Pakaian Pendek
Ingin melepas penat tanpa harus jauh dari pusat kota? Hutan Kota Srengseng di Jakarta Barat bisa jadi pilihan pas untuk kamu yang mencari suasana alam dengan bujet terjangkau.
Kawasan seluas sekitar 10,5 hektar ini menyajikan nuansa hutan alami lengkap dengan danau, pepohonan rindang, dan jalur setapak yang nyaman untuk berjalan santai.
Namun sebelum berkunjung, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal agar pengalaman menjelajahi Hutan Kota Srengseng lebih menyenangkan.
Sebab, berbeda dari taman kota lainnya, area ini dibiarkan tumbuh alami—minim fasilitas, namun kaya vegetasi dan keheningan khas hutan.
Tips berkunjung ke Hutan Kota Srengseng
Berikut beberapa tips berkunjung ke Hutan Kota Srengseng yang Kompas.com rangkum setelah berkunjung ke lokasi pada Selasa (14/10/2025).
1. Bawa obat antinyamuk
Layaknya mengunjungi hutan yang ekosistemnya masih lami, habitat nyamuk sepertinya berkembang biak cukup baik di Hutan Kota Srengseng.
Saat penulis berkunjung ke lokasi pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, terasa banyak nyamuk yang menghinggapi.
Maka dari itu, bila hendak datang ke Hutan Kota Srengseng, Kompas.com menyarankan pengunjung untuk memakai dan membawa obat anti nyamuk demi kenyamanan.
2. Bawa bekal
Pengunjung di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat, Selasa (14/10/2025).
Meskipun di depan kawasan Hutan Kota Srengseng terdapat warung dan pedagang keliling, sepertinya akan lebih hemat bila pengunjung bawa bekal sendiri.
Kendati demikian, pengunjung diimbau menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan.
3. Naik ojek online
Kawasan Hutan Kota Srengseng, ruang terbuka hijau di Jakarta Barat.
Dari pandangan Kompas.com di lokasi, cukup sulit menemukan transportasi umum terdekat dari Hutan Kota Srengseng.
Bila datang ke lokasi naik kendaraan pribadi, pengunjung akan dikenai biaya tiket masuk kendaraan ke kawasan hutan. Opsi lainnya, pengunjung bisa datang ke Hutan Kota Srengseng naik ojek online.
4. Hindari pakaian pendek
Kawasan Hutan Kota Srengseng memang terasa teduh karena banyak pepohonan, tapi sepertinya tidak ramah bagi kulit karena berpotensi digigit nyamuk.
Meskipun sudah menggunakan obat anti nyamuk, Kompas.com menyarankan pengunjung untuk tidak memakai pakaian pendek atau berlengan pendek ketika berkunjung ke lokasi demi kenyamanan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.