Xiaomi Pimpin Pasar Smartwatch dan Smartband, Kalahkan Apple

huawei, apple, Smartband, Samsung, Xiaomi, pasar smartwatch, smartwatch, Omdia, Xiaomi Pimpin Pasar Smartwatch dan Smartband, Kalahkan Apple
  • Xiaomi memimpin pasar global smartwatch dan smartband pada kuartal II-2025 dengan pengiriman 9,5 juta unit dan pangsa pasar 18,9 persen, naik 61 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Huawei menempati posisi kedua dengan 8,8 juta unit, disusul Apple, Samsung, dan Noise.
  • Pasar wearable global tumbuh 13 persen secara tahunan, didorong meningkatnya minat masyarakat terhadap kesehatan dan kebugaran. Omdia memprediksi nilai pasar perangkat wearable akan mencapai 40 miliar dollar AS (sekitar Rp 663 triliun) pada akhir 2025.

- Xiaomi memimpin pasar smartwatch dan smartband global pada kuartal II-2025. Menurut firma riset Omdia dalam laporan terbarunya, secara umum pasar wearable tumbuh signifikan pada kuartal II-2025.

Dalam laporan ini, disebutkan ada total 50,2 juta unit perangkat wearable yang dikirimkan ke seluruh dunia selama periode April-Juni 2025, mencakup gelang pintar (smartband) serta arloji pintar (smartwatch).

Jumlah perangkat gelang wearable yang terkirim pada kuartal II-2025 itu naik 13 persen dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu (year-over-year/YoY).

Dari jumlah total tersebut, Xiaomi berkontribusi mengirimkan 9,5 juta unit sehingga mengantongi pangsa pasar 18,9 persen. Jumlahnya naik 61 persen YoY ketimbang kuartal II-2024 sebanyak 5,9 juta unit.

Omdia tak merinci produk Xiaomi mana yang paling laris di pasaran. Namun, dilansir Gizmochina, perangkat Xiaomi Band series serta Redmi Band series cukup mendominasi pasar, karena fiturnya yang canggih dan harga produknya yang terjangkau.

huawei, apple, Smartband, Samsung, Xiaomi, pasar smartwatch, smartwatch, Omdia, Xiaomi Pimpin Pasar Smartwatch dan Smartband, Kalahkan Apple

Redmi Watch 5 Active.

Huawei membuntuti Xiaomi di peringkat ke-2. Merek gadget kenamaan ini mengirimkan 8,8 juta unit, naik 47 persen YoY dari sebelumnya 6 juta unit.

Tiga merek lainnya dalam daftar lima besar merek smartwatch dan smartband dunia berdasarkan laporan Omdia yaitu Apple, Samsung dan Noise. Masing-masing mengapalkan 7,6 juta unit, 4,3 juta unit dan 2 juta unit.

Rincian jumlah unit terkirim, pangsa pasar serta persentase pertumbuhannya bisa dilihat pada tabel berikut.

Peringkat Vendor Pengiriman kuartal II-2025 Pangsa pasar kuartal II-2025 Pengiriman kuartal II-2024 Pengiriman kuartal II-2024 Pertumbuhan tahunan
1 Xiaomi 9,5 juta unit 18,9 persen 5,9 juta unit 13,3 persen 61 persen
2 Huawei 8,8 juta unit 17,4 persen 6 juta unit 13,5 persen 47 persen
3 Apple 7,6 juta unit 15,2 persen 7,7 juta unit 17,4 persen -1 persen
4 Samsung 4,3 juta unit 8,6 persen 2,8 juta unit 6,4 persen 52 persen
5 Noise 2 juta unit 4 persen 2,4 juta unit 5,4 persen -15 persen
6 Lainnya 18 juta unit 35,9 persen 19,5 juta unit 44,1 persen -8 persen
  Total 50,3 juta unit 100 persen 44,3 juta unit 100 persen 13 persen

Pasar perangkat wearable naik pesat

Menurut analis Omdia, Jack Leathem, minat pada smartband dan smartwatch memang sedang booming. Pasalnya, fokus konsumen terhadap kesehatan, kebugaran serta olahraga terbilang meningkat.

"Smartwatch telah menjadi antarmuka inti untuk aplikasi kesehatan dan kebugaran, karena konsumen terus memprioritaskan kesehatan serta kebugarannya," kata Leathem.

Tren itu juga dinilai akan terus menjadi pendorong pertumbuhan pasar perangkat wearable ini, terlebih karena inovasi smartwatch dan smartband membuka potensi ekspansi ke pasar medis.

"Smartwatch akan menjadi pendorong utama ekspansi yang berkelanjutan, di mana kami memprediksi penggunaan jam tangan standar akan menjangkau audiens luas, khususnya pembeli pemula," jelas Leathem.

Lebih lanjut Leathem memaparkan bahwa smartwatch yang dilengkapi dukungan seluler, mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna lintas usia, bahkan mendorong adopsi perangkat wearable khusus anak di sejumlah pasar.

Selain itu, smartwatch yang mendukung jaringan 5G seperti Apple Watch generasi terbaru juga dinilai menarik bagi pengguna yang perlu konektivitas real-time yang lebih baik.

Karena berbagai faktor itu, Omdia meramalkan bahwa pasar gelang wearable akan bernilai 40 miliar dollar AS (sekitar Rp 663 triliun) pada akhir tahun 2025.

Angka ini meningkat dari tahun 2024 sebesar 36,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 606 triliun), dihimpun KompasTekno dari situs resmi Omdia, Kamis (16/10/2025).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.