Xiaomi SonicBass 2 Hadir di Eropa, Gaya Klasik dengan Baterai Tahan 16 Jam
Kehadiran headset dengan desain neckband atau kabel di leher kini semakin langka. Namun, Xiaomi justru memunculkan kembali varian terbaru dari seri lamanya, Redmi SonicBass, di pasar Eropa. Produk bernama Xiaomi Redmi SonicBass 2 ini terpantau sudah bisa dipesan melalui sebuah toko ritel di Jerman.
- Mengusung desain klasik neckband dengan kabel penghubung antar earbud.
- Ditenagai baterai yang diklaim mampu memutar musik hingga 16 jam.
- Sudah mendukung Bluetooth 5.2 dan port USB-C.
- Dibanderol dengan harga sekitar Rp590 ribuan di Eropa.
Desain Klasik yang Semakin Langka
Alih-alih mengikuti tren true wireless stereo (TWS), Xiaomi SonicBass 2 mempertahankan bentuk neckband. Kedua earbudnya terhubung oleh kabel, sementara bagian tengah penutup leher menjadi pusat kontrol dan rumah baterai. Di era di mana earphone sepenuhnya nirkabel mendominasi, pilihan ini bisa jadi nilai jual tersendiri bagi pengguna yang takut earbudnya terlepas dan hilang.
Satu keuntungan dari desain ini adalah keamanan ekstra. Jika satu earbud terlepas dari telinga saat dipakai berlari, ia tidak akan langsung jatuh ke tanah karena masih terhubung kabel. Namun, sensasi kabel yang menempel di leher bisa terasa mengganggu bagi sebagian orang, terutama saat beraktivitas intens.
Spesifikasi Utama: Baterai Awet dan Tahan Keringat
Dari sisi teknis, headset ini dibekali driver berukuran 9,2 mm yang bisa diandalkan untuk mendengarkan musik sehari-hari. Konektivitasnya mengandalkan Bluetooth 5.2. Sementara untuk pengisian daya, port USB-C yang terletak di modul leher sudah menjadi standar modern yang memudahkan.
Ketahanan baterai menjadi salah satu daya tariknya. Xiaomi mengklaim SonicBass 2 mampu memutar musik hingga 16 jam dalam sekali pengisian. Angka ini cukup lega untuk menemani perjalanan jauh atau seharian bekerja tanpa perlu repot mencari colokan listrik.
Headset ini juga sudah mengantongi sertifikasi IPX5. Artinya, perangkat ini tahan terhadap percikan air dan keringat. Kamu tidak perlu khawatir saat memakainya untuk olahraga ringan atau jika terkena gerimis.
Kenyamanan Tanpa Peredam Bising
Satu hal yang perlu menjadi catatan, Xiaomi SonicBass 2 tidak dilengkapi fitur Active Noise Cancellation (ANC). Ini berarti suara dari lingkungan sekitar akan tetap terdengar cukup jelas. Bagi kamu yang sering berolahraga di luar ruangan atau perlu waspada terhadap situasi sekitar, ini sebenarnya bisa menjadi nilai plus. Namun, untuk sesi mendengarkan musik yang imersif di tempat ramai, hasilnya mungkin kurang maksimal.
Ketersediaan dan Harga di Eropa
Saat ini, Xiaomi SonicBass 2 sudah tersedia untuk pemesanan di Jerman dengan harga €34.90 atau sekitar Rp590 ribuan. Menariknya, kehadiran headset ini tampak seperti kemunculan yang sporadis dan bukan bagian dari peluncuran resmi berskala besar. Pihak toko ritel bahkan menyebut ketersediaan stoknya tidak bisa dijamin segera.
Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi apakah headset ini akan menyusul masuk ke Tanah Air. Produk-produk dengan label "Redmi" dari Xiaomi biasanya cukup agresif menyasar pasar lokal berkat harga yang kompetitif.
Apabila suatu saat SonicBass 2 mendarat di Indonesia dengan banderol harga serupa, headset ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mencari earphone nirkabel awet, tahan keringat, dan tidak ingin pusing memikirkan earbud yang gampang hilang.