Alasan Aletra Pertahankan Banyak Tombol Fisik di L8 EV
Banyak pilihan mobil listrik bisa dibeli di Indonesia. Salah satunya adalah Aletra L8 EV.
Namun ada salah satu hal unik pada Electric Vehicle (EV) satu ini. Sebab masih mempertahankan banyak tombol fisik.
Fitur tersebut berfungsi untuk mengoperasikan berbagai fitur. Seperti contoh AC, spion, audio hingga transmisi.
Tentu hal tersebut tidak lumrah ditemukan pada sebuah mobil listrik modern. Sebab fitur-fitur di atas biasanya dioperasikan di layar sentuh serba digital.

"Kita waktu itu ada opsi untuk menggunakan layar seperti yang lain-lain, karena brand Cina itu sudah ke arah sana semua," ungkap Christo Antyo, Product Manager Aletra di Magelang, Jumat (10/10).
Christo memastikan keputusan tersebut bukan soal desain semata. Melainkan hasil dari pemahaman terhadap kebiasaan pengguna mobil di Tanah Air.
Jadi mereka lebih mementingkan kemudahan serta kepraktisan para pengguna Aletra L8 EV selama perjalanan.
"Orang Indonesia tuh masuk mobil langsung pencet AC. Nah bayangkan kalau screen-nya loading dulu, udah sauna duluan deh," lanjut Christo.
Lebih jauh Christo menjelaskan keberadaan tombol fisik di sebuah mobil listrik masih memiliki keunggulan. Terkhusus mengenai keselamatan maupun ergonomis.
Ketika berkendara di jalan raya, pengemudi cenderung bisa langsung meraba posisi tombol tanpa harus mengalihkan pandangan.
"Ternyata kita masih butuh tombol, apalagi saat mengemudi. Kalau tombol kan bisa diraba tanpa harus lihat, sementara di layar kadang tidak tahu mana yang dipencet," Christo menambahkan.
Di sisi lain keberadaan tombol fisik juga dinilai lebih aman untuk fungsi-fungsi penting. Semisal transmisi dan pengaturan spion.
"Saat driving misalnya, tanpa sengaja salah pencet karena semua di layar itu bisa berisiko. Kalau tombol fisik, pengemudi tahu posisi dan bentuk," tegas Christo.

Sebagai informasi, Aletra L8 EV menggendong motor penggerak berdaya 120 kW atau setara dengan 161 hp. Kemudian torsi puncak mencapai 240 Nm.
Selanjutnya dipadukan dengan baterai jenis short blade bulletproof berkapasitas 64,74 kWh. Diklaim bisa membawa Aletra L8 EV melaju sejauh 540 km dalam sekali pengecasan (CLTC).
Sedangkan untuk top speed atau kecepatan maksimal berada di angka 160 km per jam. Mampu berakselerasi dari diam ke 100 km per jam hanya dalam 10,7 detik saja.