Semen Padang Resmi Berpisah dengan Pelatih Eduardo Almeida
Manajemen Semen Padang FC secara resmi telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan Eduardo Almeida.
Pemutusan kerja sama dengan Eduardo Almeida terjadi setelah serangkaian hasil buruk yang didapat Semen Padang di awal musim 2025 Super League 2025-2026.
CEO Semen Padang FC, Win Benardino, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi yang dilakukan secara menyeluruh antara manajemen klub dan Eduardo.
"Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi bersama antara manajemen klub dan coach Eduardo," kata Win di Padang, Rabu (8/10/2025).
Win menjelaskan bahwa pemecatan pelatih yang memiliki lisensi Pro UEFA tersebut dilakukan dengan penuh rasa hormat terhadap kontribusinya selama menangani Kabau Sirah.
"Setelah melalui proses evaluasi bersama, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan coach Eduardo Almeida."
"Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras beliau selama menukangi tim," tambahnya.
Win juga menegaskan bahwa manajemen klub akan memenuhi semua hak dan kewajiban yang tertera dalam kontrak dengan Eduardo Almeida.
"Manajemen memastikan semua kesepakatan dalam kontrak dijalankan sebagaimana mestinya. Hak-hak coach Eduardo akan kami penuhi secara profesional," ujarnya.
Aksi Pedro Matos (16) dalam laga pekan ketiga Super League 2025-2026 antara Semen Padang vs PSM Makassar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat (22/8/2025).
Semen Padang Berada di Papan Bawah
Sementara itu, posisi pelatih kepala akan diisi oleh seorang pelatih interim hingga manajemen menemukan pengganti yang tepat untuk memimpin tim ke depan.
"Kami sedang menyiapkan langkah selanjutnya untuk menentukan pelatih baru. Dalam masa transisi ini, tim akan tetap dipimpin oleh pelatih interim agar persiapan tim tetap berjalan dengan baik," jelas Win, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang.
Win menginformasikan bahwa Eduardo Almeida tidak akan mendampingi tim saat menghadapi Bhayangkara FC pada 20 Oktober 2025 mendatang.
Terakhir, pihak manajemen Semen Padang FC berharap langkah ini dapat meningkatkan performa tim di kompetisi Super League.
Saat ini, Semen Padang berada di peringkat 18 atau zona degradasi dengan hanya mengumpulkan empat poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.