Brace Gustavo Almeida Antar Persija Tekuk Semen Padang di Laga Pamungkas yang Diwarnai Asap Flare
Persija Jakarta sukses menutup kompetisi Super League musim 2025/2026 dengan hasil gemilang. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut berhasil menundukkan Semen Padang dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu.
Bermain di hadapan publik tuan rumah, Persija langsung mengambil alih permainan dengan mendominasi penguasaan bola serta membangun serangan sejak awal babak pertama. Di sisi lain, Semen Padang mencoba memberikan perlawanan lewat skema serangan balik.
Kebuntuan laga akhirnya pecah setelah pertandingan berjalan 30 menit. Persija berhasil unggul melalui gol Gustavo Almeida yang diawali dari situasi tendangan bebas.
Tak mengurangi gempuran, Macan Kemayoran hampir menggandakan keunggulan enam menit kemudian lewat aksi individu memukau Muhammad Rayhan Hannan. Hannan menggiring bola dengan lincah dari tengah lapangan melewati barisan pemain Semen Padang hingga masuk ke dalam kotak penalti. Sayang, penyelesaian akhirnya tidak sempurna ketika sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Agresi kedua tim terus berlanjut, namun tidak ada gol tambahan hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua: Dominasi Persija dan Insiden Flare
Saat laga babak kedua baru berjalan satu menit, Hannan kembali mengejutkan pertahanan Semen Padang lewat tembakan kerasnya, tetapi bola masih membentur tiang gawang. Persija akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-57 setelah Gustavo Almeida mencetak gol keduanya malam ini melalui titik putih.
Tertinggal 0-2, Semen Padang yang diasuh oleh pelatih Imran Nahumarury memberikan perlawanan dengan lebih ketat dan membalas setiap serangan lewat serangan balik cepat. Namun, dominasi Persija semakin tak terbendung. Pada menit ke-67, Maxwell Souza sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Persija menjauh dengan keunggulan 3-0.
Laga pamungkas kedua tim sempat dihentikan sementara oleh wasit pada menit ke-70 akibat suporter menyalakan flare dan kembang api yang membuat stadion dipenuhi asap pekat. Setelah kondisi kembali kondusif dan pandangan di lapangan membaik, pertandingan kembali dilanjutkan. Kedua kesebelasan tetap saling bertukar serangan, namun skor 3-0 untuk kemenangan Persija bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Catatan Akhir Musim Kedua Tim
Dengan hasil positif ini, tim asuhan pelatih Mauricio Souza resmi mengakhiri perjalanan mereka musim ini di peringkat ketiga klasemen akhir Super League dengan mengoleksi total 71 poin. Sementara bagi Semen Padang, kekalahan ini mempertegas nasib buruk mereka yang harus terdegradasi ke kasta bawah karena hanya mampu mengumpulkan 20 poin di sepanjang musim.