Semen Padang Terpuruk! Tiga Kekalahan Beruntun, Kini Terjebak di Zona Degradasi Usai Dipermalukan Persijap

Pemain Semen Padang
Pemain Semen Padang

 Semen Padang Terpuruk! Tiga Kekalahan Beruntun, Kini Terjebak di Zona Degradasi Usai Dipermalukan PersijapPadang, VIVA – Nasib Semen Padang FC kian memprihatinkan di Super League 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion GOR Haji Agus Salim, Senin, 20 April 2026, tim Kabau Sirah kembali harus menelan pil pahit setelah tumbang 0-2 dari Persijap.

Hasil ini bukan sekadar kekalahan biasa. Ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun bagi Semen Padang, sekaligus mempertegas tren negatif yang belum juga mampu dihentikan oleh tim asuhan Imran Nahumarury.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apa yang inginkan tidak tercapai. Pasti kecewa,” ujar Imran Nahumarury usai pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang sebenarnya tampil agresif. Mereka mencoba membongkar pertahanan Persijap melalui serangan dari sisi sayap. Namun, rapatnya lini belakang tim tamu membuat upaya Firman Juliansyah dan kolega selalu kandas sebelum membuahkan hasil.

Alih-alih mencetak gol, Semen Padang justru kebobolan lebih dulu. Rendi Saepul membuka keunggulan Persijap pada menit ke-37. Situasi semakin sulit setelah Carlos Henrique Franca menggandakan keunggulan lewat titik penalti menjelang turun minum di menit ke-45.

Di babak kedua, Semen Padang berusaha bangkit. Beberapa peluang sempat tercipta, namun tidak satu pun mampu dikonversi menjadi gol. Sementara itu, Persijap tampil disiplin dan mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.

Dalam pertandingan ini, Imran membuat keputusan berbeda dengan menurunkan Arthur Augusto sebagai penjaga gawang, menggantikan Rendy Oscario Sroyer yang sebelumnya kerap menjadi pilihan utama. Meski demikian, perubahan tersebut belum mampu mengubah hasil akhir.

Kekalahan ini membuat posisi Semen Padang semakin terpuruk. Mereka kini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 20 poin dari 28 pertandingan, masuk ke zona degradasi yang semakin mengancam.

Sebaliknya, Persijap berhasil mengamankan tiga poin penting yang membawa mereka naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 28 poin dari jumlah laga yang sama.

Sebelum kekalahan dari Persijap, Semen Padang juga takluk dari Persib dengan skor 0-2 dan Persis Solo 1-2. Rangkaian hasil buruk ini menjadi sinyal bahaya bagi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.

Kekecewaan pun tak terbendung. Seusai laga, suporter Semen Padang meluapkan emosi mereka di sekitar stadion. Nyanyian bernada sindiran hingga aksi menyalakan petasan menjadi gambaran betapa besarnya harapan yang belum terwujud.

Di sisi lain, pelatih Persijap Mario Lemos mengakui pertandingan berjalan tidak mudah. Namun, ia memuji kedisiplinan dan kekompakan timnya yang menjadi kunci kemenangan.

“Kami hanya berjarak lima poin dengan Semen Padang sebelum bertanding. Oleh karena itu, kami tidak mau ambil risiko,” kata Lemos.

Dengan kondisi yang ada, Semen Padang kini dituntut segera bangkit. Jika tidak, ancaman degradasi bukan lagi sekadar bayang-bayang, melainkan kenyataan yang semakin dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen Sementara Super League 2025/2026 (Pekan 28):

  1. Persib Bandung: main 28x, menang 20x, seri 5x, kalah 3x, gol 50, kebobolan 18, selisih gol +32, poin 65
  2. Borneo FC: main 28x, menang 20x, seri 3x, kalah 5x, gol 58, kebobolan 28, selisih gol +30, poin 63
  3. Persija Jakarta: main 28x, menang 18x, seri 4x, kalah 6x, gol 51, kebobolan 25, selisih gol +26, poin 58
  4. Bhayangkara FC: main 28x, menang 14x, seri 5x, kalah 9x, gol 38, kebobolan 32, selisih gol +6, poin 47
  5. Malut United: main 28x, menang 13x, seri 7x, kalah 8x, gol 54, kebobolan 39, selisih gol +15, poin 46
  6. Persebaya: main 28x, menang 11x, seri 9x, kalah 8x, gol 39, kebobolan 35, selisih gol +4, poin 42
  7. Dewa United: main 28x, menang 12x, seri 5x, kalah 11x, gol 35, kebobolan 34, selisih gol +1, poin 41
  8. Persita: main 28x, menang 12x, seri 5x, kalah 11x, gol 35, kebobolan 27, selisih gol +8, poin 41
  9. Bali United: main 28x, menang 10x, seri 9x, kalah 9x, gol 47, kebobolan 42, selisih gol +5, poin 39
  10. Arema FC: main 28x, menang 10x, seri 8x, kalah 10x, gol 40, kebobolan 37, selisih gol +3, poin 38
  11. PSIM: main 28x, menang 9x, seri 11x, kalah 8x, gol 37, kebobolan 37, selisih gol 0, poin 38
  12. Persik: main 28x, menang 9x, seri 6x, kalah 13x, gol 34, kebobolan 47, selisih gol -13, poin 33
  13. Persijap: main 28x, menang 7x, seri 7x, kalah 14x, gol 26, kebobolan 42, selisih gol -16, poin 28
  14. PSM Makassar: main 28x, menang 6x, seri 10x, kalah 12x, gol 33, kebobolan 38, selisih gol -5, poin 28
  15. Madura United: main 28x, menang 6x, seri 8x, kalah 14x, gol 29, kebobolan 47, selisih gol -18, poin 26
  16. Persis Solo: main 28x, menang 5x, seri 9x, kalah 14x, gol 31, kebobolan 48, selisih gol -17, poin 24
  17. Semen Padang: main 28x, menang 5x, seri 5x, kalah 18x, gol 22, kebobolan 47, selisih gol -25, poin 20
  18. PSBS Biak: main 28x, menang 4x, seri 6x, kalah 18x, gol 29, kebobolan 65, selisih gol -36, poin 18