Pengamat Sebut Arab Saudi Lebih Siap tapi Timnas Punya Gairah Baru

timnas Indonesia, Indonesia vs Arab Saudi, Piala Dunia, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Pengamat Sebut Arab Saudi Lebih Siap tapi Timnas Punya Gairah Baru

Timnas Indonesia menatap laga berat melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, dalam laga pertama Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudiini menjadi langkah awal krusial bagi skuad Garuda untuk menjaga peluang lolos langsung ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo menilai bahwa tuan rumah Arab Saudi datang dengan persiapan jauh lebih matang dibanding Indonesia. 

Namun, ia juga melihat semangat tinggi di skuad Garuda yang bisa menjadi faktor pembeda.

“Dilihat dari dua laga uji cobanya di bulan September lalu mereka imbang melawan Republik Ceko dan mengalahkan Makedonia. Bahkan mereka menyiapkan khusus pelatih set pieces dari Arsenal untuk mengatasi deadlock yang mereka rasakan pada dua laga terakhir melawan Indonesia,” ujar kepada Kompas.com.

Arab Saudi memang menunjukkan keseriusannya dalam menatap putaran keempat ini.

Selain melakukan uji coba dengan lawan berlevel Eropa, tim asuhan pelatih Herve Renard juga mendapatkan dukungan penuh dari federasi.

Liga domestiknya berhenti sejak pekan lalu agar pemain fokus pada timnas.

“Liga mereka juga berhenti dari seminggu lalu sama dengan kompetisi domestik kita, tapi pemain-pemain abroad kita masih banyak yang bermain bahkan sampai dua hari menjelang pertandingan,” kata Gita Suwondo.

Garuda Punya Semangat dan Modal Positif

Meski di atas kertas Arab Saudi terlihat lebih unggul, Indonesia tetap punya modal positif. Sejumlah pemain abroad menunjukkan performa menjanjikan di klub masing-masing.

“Dari sisi hasil yang didapatkan individu-individu yang bermain di Eropa, Jay Idzes mencatatkan kemenangan, Calvin Verdonk tidak dimainkan oleh Lille,” imbuhnya.

"Kalau bicara Dean James, dia melakukan dua assist. Justin Hubner yang sempat sakit bermain lagi 76 menit pada saat dia turun jadi pemain pengganti. Jadi untuk kesiapan sudah tidak diragukan lagi."

Termasuk empat pemain Persib Bandung yang baru saja menumbangkan Bangkok United di kandang lawan juga dinilai membawa energi positif.

“Secara gairah untuk meraih kemenangan ada di tim kita, hanya laga ini dilaksanakan di Arab dan kita belum pernah menang away selama kualifikasi ini melawan negara-negara di luar ASEAN,” katanya lagi.

timnas Indonesia, Indonesia vs Arab Saudi, Piala Dunia, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Pengamat Sebut Arab Saudi Lebih Siap tapi Timnas Punya Gairah Baru

Pemain timnas Indonesia dan Persib Bandung Marc Klok.

Namun, menurut mantan jurnalis olahraga senior itu, faktor non-teknis bisa menjadi pembeda dalam laga penuh tekanan ini.

“Pemilihan wasit dari Kuwait memang tidak melanggar aturan, karena bukan dari Indonesia atau Arab, jadi sah-sah saja. Tapi hal-hal ini yang bisa membuat faktor non-teknis berperan, seperti tambahan waktu saat tertinggal,” tuturnya.

"Walaupun secara kualitas tim kita tidak kalah, faktor di luar kualitas ini yang bisa berpengaruh besar pada laga ini."

Fokus pada Proses Panjang Menuju Impian Besar

Kini Arab Saudi sendiri mempunyai motivasi tinggi untuk menjaga tradisi tampil di Piala Dunia.

Dengan pelatih kelas dunia dan pemain berpengalaman, mereka diprediksi tampil habis-habisan di hadapan pendukungnya sendiri.

“Banyak yang mengatakan tidak banyak antusias dari masyarakat sana, tapi Arab Saudi terlebih dengan Herve Renard yang sudah telah membawa mereka ke Piala Dunia 2022, rasa-rasanya sangat aneh sekali kalau tidak ke Piala Dunia kali ini, pasti semua akan diusahakan oleh mereka," ujar pengamat sepak bola yang biasa disapa Bung GAZ itu.

"Itu yang harus kita patahkan, pemain all out selama 90 menit bahkan kalau ada penambahan waktu oleh wasit kita juga harus waspada,” sambungnya.

Namun, ia menegaskan bahwa apapun hasilnya nanti, timnas Indonesia tetap harus fokus pada proses panjang menuju impian besar.

“Jika gagal di putaran ini masih ada babak playoff. Jadi lawan Arab Saudi tidak ada perlu ditangisi terus-menerus, karena ini tiket ke putaran kelima dan bahkan ke playoff,” pungkas Gita Suwondo.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.